
Pantau - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Aby Ismawan bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sorosutan 3, Umbulharjo, Yogyakarta, untuk memastikan pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil peninjauan, KSP menilai siklus pengolahan makanan mulai dari proses memasak hingga pengemasan telah berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.
"Alhamdulillah di SPPG Sorosutan 3, siklus dan mekanisme proses masak sampai dengan pengemasan berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang seharusnya dilakukan," kata Aby.
Sejauh ini, KSP juga tidak menemukan catatan khusus terkait menu makanan yang disediakan dapur MBG yang menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut.
Keamanan dan Pemenuhan Gizi Jadi Prioritas
Aby mengatakan sejumlah aturan pemerintah terkait operasional SPPG telah diterapkan di SPPG Sorosutan 3.
Ia menegaskan seluruh ketentuan yang dibuat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah wajib dijalankan setiap pengelola SPPG.
"Jadi semua rambu-rambu yang sudah dibuat, baik dari pusat maupun dari pemerintah daerah itu memang harus harus dijalankan oleh pelaku SPPG," tegas Aby.
Makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat, termasuk siswa SMP Negeri 10 Yogyakarta, juga dinilai telah memenuhi ketentuan gizi dan dapat diterima dengan baik oleh para siswa.
Aby menekankan keamanan makanan harus menjadi prioritas utama bagi penerima manfaat, kemudian diikuti pemenuhan standar gizi serta transparansi pelaksanaan program.
"Karena apapun yang dilakukan itu tentunya penerima manfaat harus yang pertama harus aman, kemudian pemenuhan gizinya juga harus sesuai dengan yang ditetapkan oleh atas, oleh pimpinan, transparansinya juga harus betul-betul bisa dilihat," ungkapnya.
Pengelolaan Limbah SPPG Dinilai Sesuai Standar
Selain proses pengolahan makanan, KSP menilai pengelolaan limbah dari operasional SPPG Sorosutan 3 telah memenuhi standar dan tidak menimbulkan persoalan.
Penanganan limbah tersebut melibatkan instansi Pemerintah Kota Yogyakarta sesuai dengan kewenangan masing-masing, termasuk Dinas Lingkungan dan Dinas Kesehatan.
"Saya rasa itu (limbah) sudah sesuai dengan aturan, masing-masing kan ada bagiannya, bagian Dinas Lingkungan untuk bagaimana menilai, dan bagian Dinas Kesehatan juga menilai, seluruh SPPG yang ada, standarnya seperti itu," kata Aby.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan turut menyatakan hasil peninjauan menunjukkan alur kerja di SPPG Sorosutan 3 telah berjalan dengan baik.
Menurut Wawan, pengaturan porsi makanan berdasarkan kebutuhan gizi penerima manfaat juga telah diperhitungkan dengan benar.
Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan koordinasi pengawasan program MBG melalui Satgas, Dinas Kesehatan, serta jajaran terkait lainnya.
"Alhamdulillah kita kunjungan dengan Pak Aby, alurnya sudah sangat bagus, kemudian cara porsian dari gizinya juga sudah diperhitungkan dengan benar. Jadi dari pemerintah kota di sini dari Satgas, Dinas Kesehatan serta jajaran semua ada koordinasi," kata Wawan.
- Penulis :
- Shila Glorya




