HOME  ⁄  Nasional

Pelni Pastikan Operasional Kapal Tetap Berjalan di Tengah Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pelni Pastikan Operasional Kapal Tetap Berjalan di Tengah Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Foto: Ilustrasi - Kapal Pelni sedang berlayar (sumber: Pelni)

Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memastikan kegiatan operasional kapal tetap berjalan dan terjaga di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Pelni terus memantau perkembangan situasi akibat erupsi dengan menempatkan keselamatan dan kelancaran operasional kapal sebagai prioritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan, "Pelni terus memantau perkembangan situasi serta memastikan aspek keselamatan dan kelancaran operasional kapal tetap menjadi prioritas dalam melayani masyarakat."

Di tengah adanya penyesuaian operasional penerbangan, layanan transportasi laut Pelni dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang tetap membutuhkan perjalanan antarkota.

Pelni berupaya menjaga konektivitas masyarakat tetap tersedia melalui layanan transportasi laut.

"Dalam situasi seperti ini, Pelni berupaya memastikan konektivitas masyarakat tetap tersedia melalui transportasi laut," kata Ditto.

Pelni Siapkan Kapal dari Tanjung Priok

Pelni mengajak masyarakat yang membutuhkan perjalanan dari Jakarta untuk mempertimbangkan penggunaan kapal sebagai salah satu alternatif transportasi dengan tetap memperhatikan jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket.

Dari Pelabuhan Tanjung Priok, Pelni menyediakan sejumlah kapal dengan tujuan Surabaya, antara lain KM Nggapulu, KM Gunung Dempo, KM Labobar, dan KM Dobonsolo.

Selain itu, KM Dorolonda menyediakan layanan perjalanan menuju Batam, Tanjung Balai Karimun, hingga Belawan.

Pelni juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memastikan pelayanan transportasi laut tetap berjalan dengan baik.

"Pelni terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan layanan transportasi laut berjalan dengan baik," ujar Ditto.

Masyarakat yang memilih menggunakan kapal Pelni diimbau memeriksa jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi sebelum melakukan perjalanan.

Pelni mengingatkan jadwal kapal dapat berubah menyesuaikan kondisi operasional serta perkembangan situasi di lapangan.

Jadwal Kapal Pelni dari Jakarta hingga 30 September 2026

Untuk periode 7–30 September 2026, Pelni telah menyiapkan sejumlah jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal dari Cabang Jakarta.

KM Nggapulu Voyage 17 dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 7 September 2026 pukul 15.00 WIB dan berangkat pada 8 September 2026 pukul 20.00 WIB.

Kapal tersebut melayani rute Surabaya–Makassar–Baubau–Namlea–Ambon–Ternate–Bitung.

KM Gunung Dempo Voyage 16 dijadwalkan tiba di Tanjung Priok pada 8 September 2026 pukul 00.01 WIB dan berangkat pada hari yang sama pukul 10.00 WIB.

KM Gunung Dempo Voyage 16 melayani rute Surabaya–Makassar–Sorong–Manokwari–Wasior–Nabire–Jayapura.

KM Dorolonda Voyage 17 dengan tujuan Batam–Tanjung Balai Karimun–Belawan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 10 September 2026 pukul 08.00 WIB.

KM Dorolonda dijadwalkan kembali berangkat pada 10 September 2026 pukul 15.00 WIB dengan rute Batam–Tanjung Balai Karimun–Belawan.

KM Labobar Voyage 17 dijadwalkan tiba di Tanjung Priok pada 16 September 2026 pukul 20.00 WIB dan kembali berangkat pada 17 September 2026 pukul 13.00 WIB.

KM Labobar Voyage 17 melayani rute Surabaya–Makassar–Baubau–Ambon–Banda–Tual–Dobo–Kaimana–Fakfak.

KM Dobonsolo Voyage 16 Rute B dijadwalkan tiba di Tanjung Priok pada 17 September 2026 pukul 13.00 WIB dan berangkat pada 18 September 2026 pukul 01.00 WIB.

KM Dobonsolo melayani rute Surabaya–Makassar–Baubau–Sorong–Manokwari.

KM Nggapulu Voyage 18 dijadwalkan tiba di Tanjung Priok pada 21 September 2026 pukul 15.00 WIB dan berangkat pada 22 September 2026 pukul 18.00 WIB.

KM Nggapulu Voyage 18 melayani rute Surabaya–Makassar–Baubau–Namlea–Ambon–Ternate–Bitung.

KM Gunung Dempo Voyage 17 dijadwalkan tiba di Tanjung Priok pada 23 September 2026 pukul 04.00 WIB dan berangkat pada hari yang sama pukul 18.00 WIB.

KM Gunung Dempo Voyage 17 melayani rute Surabaya–Makassar–Sorong–Manokwari–Wasior–Nabire–Jayapura.

KM Labobar Voyage 18 dijadwalkan tiba di Tanjung Priok pada 30 September 2026 pukul 20.00 WIB, sementara jadwal keberangkatannya masih menunggu penetapan emplooi.

Pelni mengimbau calon penumpang terus memantau kanal resmi perusahaan karena jadwal keberangkatan dapat berubah mengikuti kondisi operasional dan perkembangan situasi di lapangan.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026