HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Tangerang Semprot Jalan Protokol dengan Water Mist untuk Tekan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemkot Tangerang Semprot Jalan Protokol dengan Water Mist untuk Tekan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Foto: Petugas gabungan melakukan penyemprotan water mist di jalan protokol dalam menekan penyebaran abu vulkanik (sumber: ANTARA/Irfan)

Pantau - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menyiapkan aksi water mist atau penyemprotan air secara berkala di sejumlah ruas jalan protokol untuk menekan penyebaran dan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar mengatakan penyemprotan dilakukan sebagai langkah responsif untuk menjaga kualitas udara sekaligus kenyamanan masyarakat di tengah kondisi abu vulkanik.

"Kami lakukan penyemprotan sebagai upaya responsif untuk menekan dampak polusi udara serta mengikat partikel abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat," ungkap Mahdiar.

Penyemprotan Libatkan 20 Personel Gabungan

Mahdiar menjelaskan kegiatan tersebut merupakan hasil koordinasi teknis dengan berbagai instansi terkait dan difokuskan pada jalur-jalur utama dengan tingkat kepadatan tinggi.

Jangkauan penyemprotan di ruas jalan tersebut mencapai sekitar enam hingga tujuh kilometer.

Pelaksanaan penyemprotan melibatkan sedikitnya 20 personel gabungan yang berasal dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan.

Seluruh armada penyemprot menggunakan pasokan air bersih murni dari PDAM tanpa tambahan bahan kimia.

Pemkot Tangerang berencana melakukan penyemprotan secara berkala di berbagai titik strategis lainnya sebagai bagian dari upaya berkelanjutan melindungi kesehatan masyarakat.

Selain mengikat partikel debu di udara, water mist dinilai dapat membantu meredam suhu panas ekstrem di ruas jalan utama.

"Water mist ini tidak hanya efektif mengikat debu di udara, tetapi juga ampuh meredam suhu panas ekstrem di jalan utama. Alhamdulillah, respons dan antusiasme masyarakat serta pengguna jalan sangat positif," kata Mahdiar.

Warga Diminta Pakai Masker dan Waspadai Informasi Tak Terverifikasi

BPBD Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker ketika kondisi udara berdebu guna membantu mengurangi paparan partikel debu dan abu vulkanik.

Pemkot Tangerang juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi abu vulkanik.

"Pemkot Tangerang juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Setiap perkembangan terkait kondisi lingkungan dan potensi dampak abu vulkanik akan disampaikan melalui kanal informasi resmi pemerintah," ujar Mahdiar.

Dinkes Siagakan Fasilitas Kesehatan

Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah menyiagakan fasilitas kesehatan untuk melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan dapat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggareni secara khusus mengingatkan warga yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan setelah terpapar abu agar segera melakukan penanganan.

"Warga yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan setelah terpapar abu diimbau segera melakukan penanganan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan berlanjut," kata Dini.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026