
Pantau - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menilai kunjungan Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree pada 5–7 September 2026 semakin memperkenalkan NTB di tingkat internasional.
"Ini kesempatan kami mengenalkan NTB ke dunia," kata Iqbal.
Menurut Iqbal, NTB semakin sering menjadi tempat bertemunya berbagai kepentingan dan persahabatan internasional seiring kedatangan sejumlah tamu dunia.
Sejumlah duta besar negara sahabat hingga delegasi internasional tercatat berkunjung untuk melihat langsung potensi NTB dan menggali peluang kerja sama lebih jauh.
Iqbal menilai kunjungan terbaru Putri Mahkota Swedia Victoria membawa posisi NTB ke tingkat pergaulan internasional yang berbeda.
"Yang terbaru adalah kehadiran Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree. Kehadiran Putri Victoria membawa NTB ke level pergaulan internasional yang berbeda. Dia datang bukan hanya sebagai calon penerus Raja Carl XVI Gustaf, tetapi juga sebagai duta UNDP, badan pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa," ungkap Iqbal.
Putri Victoria Tinjau Pemulihan Pascagempa di Lombok
Lombok dipilih sebagai lokasi kunjungan karena memiliki sejarah panjang kerja sama dengan UNDP, mulai dari pemulihan pascagempa, sektor kesehatan, ekonomi biru, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Putri Victoria berada di NTB selama tiga hari pada 5–7 September 2026.
Saat tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam), Praya, Lombok Tengah, Putri Victoria disambut Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Iqbal kemudian mendampingi Putri Victoria mengunjungi sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi pengembangan kerja sama antara NTB, Swedia, dan UNDP.
Selama berada di NTB, Putri Victoria melihat langsung kehidupan masyarakat serta berbagai praktik pembangunan di tingkat lokal.
Di Lombok Utara, Putri Victoria mengunjungi SMKN 1 Pemenang dan Puskesmas Pemenang untuk melihat proses pembangunan kembali sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan setelah gempa bumi 2018.
Putri Victoria juga berdialog dengan petani di Desa Sajang mengenai pemulihan sektor pertanian dan sistem irigasi setelah bencana.
Selain meninjau pemulihan pascabencana, Putri Victoria melihat langsung penerapan agenda pembangunan berkelanjutan dalam berbagai kegiatan di lapangan.
"Beliau melihat langsung pengembangan ekonomi biru, perlindungan ekosistem pesisir, serta program asuransi terumbu karang. Hal itu sebagai sinergi pengelolaan pariwisata bahari dan pelestarian lingkungan laut," kata Iqbal.
NTB Catat Kunjungan Sejumlah Tamu Internasional
Kunjungan Putri Victoria menambah daftar tamu internasional yang telah berkunjung ke NTB.
Sebelumnya, sebanyak 11 duta besar negara sahabat telah berkunjung ke NTB, antara lain dari Qatar, Oman, Maroko, Bulgaria, Karibia, Suriah, Azerbaijan, Palestina, Bosnia dan Herzegovina, Albania, serta Romania.
Para duta besar tersebut hadir ketika NTB menjadi tuan rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) yang diikuti duta besar dan diplomat perwakilan dari 27 negara.
Perwakilan negara yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain berasal dari Kuwait, Singapura, Jordania, Slovakia, Zimbabwe, Serbia, Bosnia dan Herzegovina, Ukraina, Polandia, Rwanda, Ethiopia, Kenya, Kuba, Mauritania, Kamboja, Laos, Inggris, Austria, Armenia, Korea Selatan, Filipina, Fiji, Tiongkok, Finlandia, Uni Emirat Arab, dan Belanda.
Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai juga sebelumnya telah melakukan kunjungan ke NTB.
"Kita wujudkan program besar kita, yakni NTB Mendunia," kata Iqbal.
Iqbal Apresiasi UNDP dan Masyarakat NTB
Iqbal menyampaikan terima kasih kepada Putri Mahkota Victoria atas kunjungannya ke NTB.
Ia juga berterima kasih kepada UNDP dan pemerintah pusat melalui Bappenas yang telah mendampingi masyarakat NTB dalam proses pemulihan pascabencana.
"Program-program yang hadir setelah gempa bukan hanya membantu proses pemulihan, tetapi juga membangkitkan semangat dan memberikan harapan kepada masyarakat untuk kembali berdiri dan menata masa depan," ungkap Iqbal.
Iqbal turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat NTB yang telah menyambut kunjungan Putri Victoria dengan hangat, terbuka, dan bersahabat.
- Penulis :
- Leon Weldrick




