HOME  ⁄  Nasional

Unej Fasilitasi 34 Peserta Peksiminas yang Terkendala Erupsi Anak Krakatau agar Tetap Berlomba

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Unej Fasilitasi 34 Peserta Peksiminas yang Terkendala Erupsi Anak Krakatau agar Tetap Berlomba
Foto: (Sumber :Perwakilan BPSMI Pusat, Eko Sri Haryanto menjelaskan kebijakan penyesuaian bagi peserta terdampak erupsi GAK dalam konferensi pers Peksiminas XVIII tahun 2026 di Unej, Senin (7/9/2026). ANTARA/HO-Humas Unej.)

Pantau - Universitas Jember (Unej) bersama Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) memfasilitasi 34 peserta Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII 2026 yang terkendala perjalanan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau agar tetap dapat mengikuti perlombaan di Jember, Jawa Timur.

Sebanyak 34 peserta dari total 891 peserta mengalami kendala perjalanan pada 14 tangkai lomba akibat terganggunya penerbangan.

"Peserta yang mengalami keterlambatan tetap diberikan kesempatan mengikuti perlombaan, sementara peserta yang tidak memungkinkan hadir secara langsung akan diakomodasi secara daring sesuai ketentuan yang berlaku," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej Fendi Setyawan dalam keterangannya di Jember, Selasa, 8 September 2026.

Berdasarkan registrasi hingga Senin malam, masih terdapat 14 provinsi yang belum menyelesaikan registrasi kedatangan seluruh kontingennya.

Peserta Terlambat Tetap Diberi Kesempatan Tampil

Panitia telah berkoordinasi dengan BPSMI Pusat dan dewan juri untuk memberikan penyesuaian kepada peserta terdampak gangguan penerbangan tanpa mengesampingkan ketentuan perlombaan.

"Memang ada kendala sebagian terkait dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan sehingga ada beberapa yang masih delay. Kami sudah berbicara dengan BPSMI Pusat dan tim juri untuk mencoba mengakomodasi dengan segala hal," ujar Fendi.

Peserta yang terlambat tiba dapat memperoleh kesempatan tampil pada hari berikutnya atau ditempatkan pada urutan penampilan terakhir.

Panitia juga menyiapkan fasilitas daring bagi peserta yang tidak memungkinkan hadir secara langsung di Jember.

"Kalau tidak memungkinkan lagi untuk hadir, ruang zoom mungkin kami sediakan. Terkait penilaiannya seperti apa menjadi diskresi juri. Kami sebagai penyelenggara menyiapkan sarana dan prasarana agar semua tetap bisa terlibat," katanya.

Peksiminas XVIII tetap berlangsung pada 8-10 September 2026 dengan sejumlah kontingen telah tiba dan menjalani registrasi serta persiapan perlombaan.

Unej Siapkan Pendamping untuk Setiap Kontingen

Unej melibatkan mahasiswa sebagai liaison officer (LO) untuk mendampingi masing-masing kontingen selama mengikuti rangkaian Peksiminas di Jember.

Para pendamping yang antara lain berasal dari unsur duta kampus dan duta fakultas bertugas menjadi penghubung kontingen dengan panitia sekaligus membantu kebutuhan informasi dan layanan peserta.

Keberadaan LO juga digunakan untuk memantau peserta yang masih dalam perjalanan atau mengalami kendala menuju Jember sehingga koordinasi dapat dilakukan sejak kedatangan hingga pelaksanaan lomba.

Perwakilan BPSMI Pusat Eko Sri Haryanto mengatakan penyesuaian bagi peserta terdampak erupsi diberikan berdasarkan semangat pembinaan dalam penyelenggaraan Peksiminas.

"Spiritnya adalah pembinaan. Karena itu, teman-teman yang berhalangan dan sudah siap dalam perjalanan tetapi mengalami penundaan, bahkan mungkin ada yang mengalami pembatalan, kami berikan diskresi atau keringanan dalam bentuk beberapa opsi," katanya.

Peksiminas XVIII 2026 mempertandingkan 15 tangkai seni yang mencakup seni pertunjukan, sastra, hingga seni rupa dengan melibatkan akademisi dan praktisi sebagai dewan juri.

Selain kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan mahasiswa dari berbagai daerah serta memperkenalkan potensi lokal Jember melalui tema karya dan Pasar Peksiminas yang melibatkan UMKM.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026