
Pantau - Warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menghibahkan tanah seluas 1.020 meter persegi di Desa Air Putih, Kecamatan Midai, kepada TNI Angkatan Laut untuk mendukung pengembangan Pos TNI AL Midai.
Komandan Pangkalan TNI AL Ranai Kolonel Laut (P) Yusuf Yanto mengatakan penyerahan tanah secara simbolis telah dilakukan pada Jumat, 4 September 2026.
“Tanah ini secara simbolis telah diserahkan pada Jumat lalu,” ucap Yusuf di Natuna, Selasa, 8 September 2026.
Tanah tersebut akan menjadi aset TNI AL untuk mendukung pengembangan fasilitas di Pulau Midai sekaligus diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
TNI AL Akan Kembangkan Posal Midai
“Ke depan kami akan manfaatkan tanah ini menjadi aset pengembangan Pos TNI AL Midai (Posal Midai),” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, bidang tanah yang dihibahkan tersebut belum memiliki sertifikat sehingga TNI AL akan mengurus kelengkapan administrasinya melalui Badan Pertanahan Nasional untuk menghindari persoalan pada kemudian hari.
Ia mengatakan proses hibah tanah juga mendapat dukungan dari pemerintah setempat, termasuk pihak kecamatan dan desa.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat dan masyarakat atas dukungan kepada TNI AL,” katanya.
Pengamanan Perairan Midai Diharapkan Menguat
Camat Midai Zulfani Afwan mengatakan hibah tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi masyarakat, pemerintah, dan TNI AL dalam mendukung pembangunan serta kepentingan warga di Pulau Midai.
“Semoga tanah ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan, sehingga dapat memberi kenyamanan serta keamanan di laut kami,” kata Zulfani.
Menurut Zulfani, keberadaan dan pengembangan Posal Midai penting karena perairan di sekitar Pulau Midai kerap menjadi jalur perlintasan berbagai kapal.
“Pulau Midai sering menjadi perlintasan kapal, baik asing ataupun kapal ikan dari luar Midai,” ujar dia.
Pemerintah Kecamatan Midai berharap pemanfaatan tanah tersebut dapat memperkuat pengamanan wilayah laut sekaligus mendukung pembangunan di kawasan Pulau Midai.
- Penulis :
- Aditya Yohan




