
Pantau - Kebakaran di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil dikendalikan setelah berlangsung sekitar 17 jam, meski asap masih mengepul dari sejumlah titik hingga Selasa (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kobaran api besar sudah tidak terlihat, tetapi asap putih keabu-abuan masih membubung dari sejumlah titik di sisi TPA Galuga yang berbatasan dengan lahan pertanian.
Sejumlah bagian lahan di sekitar lokasi kebakaran juga terlihat menghitam setelah dilalap api sepanjang malam.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kebakaran tersebut.
Api Membesar pada Tengah Malam
Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB sebelum api semakin membesar pada tengah malam dan menghasilkan kepulan asap yang terlihat dari kejauhan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan kondisi api mulai dapat dikendalikan pada Selasa sekitar pukul 03.30 WIB.
"Pada pukul 03.30 WIB kondisi api mulai terkendali. Hanya ada beberapa titik api yang harus segera kami tuntaskan hari ini," kata Rudy.
Meski api utama telah terkendali, petugas masih melakukan penyiraman dan pendinginan terhadap sejumlah titik yang mengeluarkan asap.
Menurut Rudy, kebakaran bukan berasal dari timbunan sampah aktif di TPA Galuga, melainkan bermula dari lahan pertanian yang berada tepat di sebelah kawasan tersebut.
Dari lahan pertanian, api kemudian merambat hingga mencapai area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.
Penyebab pasti kebakaran masih diperiksa, demikian pula luas keseluruhan area yang terdampak.
Akses Sulit Hambat Proses Pemadaman
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan akses menuju titik api menjadi salah satu kendala utama selama proses pemadaman.
Titik kebakaran berada di bagian belakang kawasan TPA Galuga sehingga sulit dijangkau kendaraan dan peralatan pemadam.
Petugas harus menyambungkan selang pemadam sepanjang sekitar 400 hingga 500 meter untuk mencapai lokasi kebakaran.
Penggunaan selang sepanjang itu menyebabkan tekanan air berkurang ketika mencapai titik api.
Lebih dari 100 personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI, Polres Bogor, dan berbagai unsur lainnya dikerahkan dalam penanganan kebakaran.
Kepolisian turut mengerahkan kendaraan water cannon untuk membantu proses pemadaman.
Helikopter TNI Angkatan Udara juga disiapkan untuk melakukan water bombing apabila diperlukan.
TPA Galuga Ditutup Sementara
Pemerintah Kabupaten Bogor menutup pelayanan TPA Galuga selama satu hari pada Selasa untuk mendukung proses penanganan kebakaran.
Penutupan sementara dilakukan agar akses menuju kawasan terdampak dapat diprioritaskan bagi distribusi air dan mobilisasi kendaraan pemadam.
Petugas masih berupaya menuntaskan titik-titik api tersisa sekaligus melakukan pendinginan pada area yang masih mengeluarkan asap.
- Penulis :
- Shila Glorya




