
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendistribusikan bantuan air bersih kepada penyintas gempa bumi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan penyaluran air bersih menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi kondisi pascagempa.
"Baznas hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, salah satunya kebutuhan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para penyintas dan membantu mereka melewati masa tanggap darurat," katanya.
Baznas memastikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana akan terus diberikan dengan memperhatikan kebutuhan mendesak di lapangan.
"Dalam situasi seperti ini, kebutuhan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Baznas akan terus berkoordinasi dan berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujarnya.
Bantuan Logistik hingga Layanan Kesehatan Disalurkan
Selain air bersih, Baznas menyalurkan berbagai bantuan lain bagi penyintas gempa NTT berupa paket logistik dan makanan, dapur umum, layanan kesehatan, hingga pembangunan masjid darurat.
"Berbagai layanan tersebut dikerahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung para penyintas selama masa tanggap darurat," ucap Idy Muzayyad.
Penyaluran berbagai jenis bantuan tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama proses penanganan darurat masih berlangsung di wilayah terdampak gempa.
Pemerintah Percepat Pemulihan Pascagempa
Pemerintah Indonesia sebelumnya menegaskan komitmen mempercepat penanganan darurat dan pemulihan setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Flores.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyatakan jajaran menteri dan pimpinan lembaga telah berada di NTT sejak hari pertama untuk mendampingi masyarakat terdampak.
"Sejak hari pertama kejadian kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan," ucap Menko PMK.
- Penulis :
- Aditya Yohan




