
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan pelatihan menjahit kepada 120 mustahik melalui Program Beasiswa Vokasi yang diresmikan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Program tersebut memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Baznas untuk membekali mustahik dengan keterampilan kerja sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.
"Inisiatif Beasiswa Vokasi ini ada berkat pengoptimalan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas untuk mencetak mustahik yang terampil dan nantinya bisa berdaya hingga menjadi muzaki," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad dalam keterangan di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Baznas Dorong Zakat Disalurkan melalui Lembaga Resmi
Idy mendorong para muzaki di Majalengka menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas agar program pengentasan kemiskinan dapat dilaksanakan secara lebih terstruktur.
Dana ZIS yang dihimpun diharapkan dapat mendukung keberlanjutan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan keterampilan melalui Beasiswa Vokasi.
"Kami mendorong para muzaki di Majalengka mempercayakan zakatnya ke lembaga resmi demi memperluas jangkauan program produktif, karena Baznas tidak mungkin mengentaskan kemiskinan tanpa sinergi bersama," ujar Idy Muzayyad.
Ketua Baznas Kabupaten Majalengka Agus Asri Sabana mengatakan program tersebut juga selaras dengan Program Matahati milik Pemerintah Kabupaten Majalengka.
"Program Beasiswa Vokasi ini hadir selaras dengan Program Matahati milik Bupati Majalengka untuk membuka akses pekerjaan yang layak secara merata bagi seluruh masyarakat," kata Agus.
Pemkab Majalengka Targetkan Penerima Manfaat Mandiri
Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung Baznas sebagai mitra strategis dalam menangani persoalan sosial dan memperluas akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Program Beasiswa Vokasi diharapkan berjalan seiring dengan Program Matahati atau Masyarakat Cepat Kerja Hadirkan Kebahagiaan Kuatkan Inklusi untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal secara transparan serta bebas pungutan liar dan percaloan.
"Kami berharap program Beasiswa Vokasi ini berjalan seiring dengan Program Matahati, sehingga adik-adik yang hari ini menjadi penerima manfaat kelak bisa mandiri dan bertransformasi menjadi muzaki," ucap Eman Suherman.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





