HOME  ⁄  Nasional

Puan Tegaskan BNPB Harus Pimpin Penanganan Bencana Terpadu dan Antisipasi Dampak Sosial

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Puan Tegaskan BNPB Harus Pimpin Penanganan Bencana Terpadu dan Antisipasi Dampak Sosial
Foto: (Sumber :Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam sesi doorstop di hadapan awak media yang digelar di selasar Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Foto: Sari/Karisma.)

Pantau - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) harus menjadi leading sector dalam penanganan bencana secara terpadu lintas sektor untuk mempercepat antisipasi dan penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.

Puan menyampaikan hal tersebut setelah Rapat Paripurna DPR RI Ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Menurut Puan, posisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire membuat penanganan bencana membutuhkan koordinasi yang kuat dengan satu lembaga sebagai pemimpin utama.

"Yang menjadi lead adalah BNPB. Jadi dengan situasi seperti ini, saya mengharapkan bisa dilakukan lagi hal seperti itu. Ada salah satu leading sector yang melakukan hal tersebut untuk segera mengantisipasi hal ini, sehingga bisa segera selesai," ujar Puan.

DPR Minta Pemerintah Perkuat Penanganan Terpadu

Puan mengatakan Pimpinan DPR akan meminta pemerintah kembali menerapkan pola penanganan terpadu agar berbagai kendala akibat bencana dapat segera diatasi.

"Untuk itu pun harusnya dilakukan tetap begitu, makanya tadi di pimpinan DPR nantinya yang sudah mempunyai tim bencana akan meminta pemerintah untuk bisa melakukan hal seperti itu lagi agar hal-hal yang sekarang terjadi itu cepat teratasi," tandas Puan.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut juga meminta pemerintah merumuskan langkah strategis jangka panjang setelah bencana untuk mengantisipasi berbagai risiko yang dapat muncul pada masa mendatang.

Menurutnya, penanganan tidak boleh berhenti pada fase darurat, tetapi harus mencakup penyelesaian berbagai dampak lanjutan yang dirasakan masyarakat.

Dampak Kesehatan dan Pendidikan Harus Ditangani

Puan menyoroti persoalan sosial, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian yang harus diperhatikan dalam penanganan pascabencana.

"Karena masalah bencana, masalah kebakaran ini bukan hanya bagaimana kita mengatasinya sekarang, tapi apa yang akan harus kita atasi setelahnya, yaitu bagaimana berkait dengan masalah sosial, yaitu pendidikan," tegas Puan.

Puan juga menyoroti munculnya masalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta terganggunya pendidikan anak-anak akibat kondisi bencana.

"Kemudian kesejahteraan masyarakat seperti sekarang sudah ada masalah ISPA, kemudian kondisi anak-anak yang pendidikannya terganggu itu juga harus segera teratasi dan bagaimana kedepannya itu harus segera ada solusinya," lanjut Puan.

Puan menekankan pemerintah perlu menyiapkan solusi yang mencakup penanggulangan darurat sekaligus pemulihan dampak sosial agar masyarakat terdampak dapat segera memperoleh penanganan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026