HOME  ⁄  Nasional

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Donggala, BMKG Sebut Dipicu Aktivitas Sesar Palu-Koro

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Donggala, BMKG Sebut Dipicu Aktivitas Sesar Palu-Koro
Foto: (Sumber :Petugas BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu sedang melakukan monitoring dan analisa laporan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (11/9/2026). ANTARA/HO-BMKG Palu..)

Pantau - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (11/9/2026) pukul 08.53 WITA, yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dipicu aktivitas Sesar Palu-Koro.

BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu mencatat gempa berpusat di darat pada jarak 40 kilometer sebelah utara Donggala dengan kedalaman 10 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro mengatakan karakteristik pusat dan kedalaman gempa menunjukkan peristiwa tersebut merupakan gempa bumi tektonik dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Palu-Koro," kata Djati.

Getaran Gempa Terasa hingga Palu dan Sigi

Berdasarkan estimasi peta guncangan BMKG, getaran gempa dirasakan di Kabupaten Donggala dan sejumlah wilayah di sekitarnya.

"Getaran ini dirasakan tidak hanya di Kabupaten Donggala tetapi juga di Kota Palu dan Kabupaten Sigi," ucap Djati.

Salah seorang warga Kota Palu, Nurjanah, juga mengaku merasakan getaran gempa yang berpusat di Kabupaten Donggala tersebut.

"Wilayah Tawaeli juga terasa getarannya," kata Nurjanah.

BMKG mencatat pusat gempa berada pada koordinat 0,32 Lintang Selatan dan 119,82 Bujur Timur atau sekitar 40 kilometer sebelah utara Donggala.

Belum Ada Laporan Kerusakan

BMKG menyatakan hingga laporan disampaikan belum terdapat informasi mengenai kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Gempa magnitudo 4,7 tersebut terjadi akibat aktivitas Sesar Palu-Koro dengan hiposenter dangkal pada kedalaman 10 kilometer.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026