HOME  ⁄  Nasional

BPPD NTB Minta Tiket VIP MotoGP Mandalika Dibuka untuk Industri Pariwisata

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPPD NTB Minta Tiket VIP MotoGP Mandalika Dibuka untuk Industri Pariwisata
Foto: (Sumber :Foto udara kawasan Sirkuit Mandalika yang berlokasi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/HO-DJKN Kemenkeu.)

Pantau - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat meminta akses penjualan tiket VIP MotoGP Mandalika dibuka bagi industri pariwisata agar pelaku usaha dapat menawarkan paket wisata yang lebih beragam kepada calon penonton.

Ketua BPPD NTB Sahlan Saleh mengatakan pihaknya bersama pelaku industri pariwisata hingga Jumat (11/9) terus melakukan penjualan tiket MotoGP Mandalika secara konsisten.

"Tiket MotoGP sampai hari ini kami dari industri bersama BPPD NTB melakukan penjualan tiket secara konsisten, terkhusus Astindo (Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) dan Asita (Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies)," ujarnya.

Akses Tiket VIP Dinilai Perlu Dibuka

Saleh mengatakan akses tiket VIP yang belum dibuka membatasi ruang gerak agen pariwisata dalam menyusun paket perjalanan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Paket tersebut dapat menggabungkan tiket MotoGP dengan akomodasi, transportasi, serta kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Nusa Tenggara Barat.

Tiket yang saat ini dapat dijual industri pariwisata lebih banyak berasal dari kategori Premium Grandstand dan Regular Grandstand.

"BPPD NTB berharap akses terhadap tiket kategori yang lebih tinggi dapat diberikan kepada industri, sehingga pelaku usaha pariwisata memiliki lebih banyak pilihan untuk menawarkan paket kepada calon penonton MotoGP," kata Saleh.

Menurut Saleh, keterlibatan industri pariwisata dalam penjualan tiket bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan transaksi.

Keterlibatan tersebut juga diharapkan membuat penyelenggaraan MotoGP Mandalika memberikan dampak ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat.

Tiket Terjual 49,5 Persen, Okupansi Mandalika Capai 85 Persen

Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan penjualan tiket MotoGP yang telah mencapai 49,5 persen perlu diikuti peningkatan pemesanan akomodasi.

Berdasarkan data pemesanan melalui Online Travel Agent (OTA), tingkat keterisian akomodasi di kawasan utama Mandalika telah mencapai sekitar 85 persen.

Sementara itu, tingkat keterisian hotel di wilayah Mataram berada pada kisaran 40 hingga 50 persen.

Aulia mengingatkan pelaku usaha akomodasi agar tidak menaikkan harga secara berlebihan selama periode MotoGP Mandalika karena dapat membuat wisatawan memilih penginapan di luar NTB.

"Karena, kalau misal naiknya harga berlebihan, pengunjung bisa kapok juga dan mencari alternatif di luar yang disediakan," pungkas dia.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026