HOME  ⁄  Nasional

Kalbe Farma Pertimbangkan Delisting EPMT jika Target Saham Publik Sulit Dipenuhi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kalbe Farma Pertimbangkan Delisting EPMT jika Target Saham Publik Sulit Dipenuhi
Foto: (Sumber :Tangkapan layar Direktur PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Kartika Setiabudy memaparkan materi dalam Public Expose Live di Jakarta, Jumat (11/9/2026). ANTARA/Muhammad Heriyanto.)

Pantau - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membuka opsi melakukan delisting terhadap anak usahanya, PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT), apabila peningkatan porsi saham publik atau free float sulit dilakukan untuk memenuhi ketentuan baru Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Kalbe Farma Kartika Setiabudy mengatakan porsi free float EPMT saat ini belum memenuhi persyaratan baru yang ditetapkan BEI.

"Memang salah satu anak perusahaan kami saat ini secara free float belum memenuhi persyaratan yang baru yang diminta oleh IDX," ujar Kartika dalam Public Expose Live di Jakarta, Jumat (11/9).

Kalbe Kaji Penambahan Saham Publik

Kalbe Farma saat ini melakukan perhitungan internal sekaligus menjajaki peluang memperoleh tambahan free float dari pihak eksternal.

Peningkatan kepemilikan publik menjadi opsi utama yang dikaji karena pemenuhan ketentuan free float BEI akan dilakukan secara bertahap pada 2027 dan 2028.

Namun, perseroan tidak menutup kemungkinan mengambil langkah delisting EPMT apabila penambahan porsi saham publik sulit direalisasikan.

"At the same time, kita juga menjajaki potensi untuk melakukan delisting sekiranya memang penambahan free float ini sulit untuk dilakukan,” ujar Kartika.

Kartika mengatakan belum ada keputusan final karena opsi peningkatan free float maupun delisting masih berada dalam tahap penjajakan dan perhitungan perseroan.

"Jadi, saat ini kita masih menjajaki ketentuan opsi tersebut, comply dengan peraturan IDX sebagai kita merupakan bagian dari pasar modal Indonesia,” ujar Kartika.

Kalbe Farma juga membuka ruang bagi pelaku pasar untuk memberikan masukan terkait langkah yang dapat ditempuh perusahaan.

"Kita juga terus terbuka masukan dari pasar terkait dengan opsi-opsi yang harus kita jajaki dan kita lakukan sesuai dengan ketentuan secara timeline yang diharapkan," ujar Kartika.

Free Float EPMT Masih 7,53 Persen

EPMT merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan perdagangan produk kesehatan serta menjadi salah satu anak usaha Kalbe Farma.

Porsi saham publik EPMT saat ini tercatat sekitar 7,53 persen, sedangkan Kalbe Farma menguasai 92,47 persen saham perusahaan tersebut.

BEI mewajibkan perusahaan tercatat meningkatkan porsi free float menjadi minimal 12,5 persen paling lambat 31 Maret 2027.

Ketentuan tersebut kemudian meningkat menjadi minimal 15 persen yang wajib dipenuhi paling lambat 31 Maret 2028.

Kalbe Farma memastikan setiap opsi yang dipilih terkait EPMT akan mempertimbangkan ketentuan BEI serta tenggat waktu pemenuhan porsi saham publik.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026