HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Banten Andra Soni Ikut Tim SAR Mencari Lima Jurnalis dan Tiga Awak Speedboat yang Hilang di Anak Krakatau

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Gubernur Banten Andra Soni Ikut Tim SAR Mencari Lima Jurnalis dan Tiga Awak Speedboat yang Hilang di Anak Krakatau
Foto: Gubernur Banten Andra Soni menunjukkan lokasi pencarian lima jurnalis hilang saat ikut bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat 11/9/2026 (sumber: Pemprov Banten)

Pantau - Gubernur Banten Andra Soni mengikuti langsung operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak saat melakukan perjalanan untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Andra mengikuti pencarian bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka yang berangkat dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat, 11 September 2026 pagi.

"Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi dan ini masih di area yang aman artinya di luar 3 KM dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata," ungkap Andra Soni dalam keterangannya di Pandeglang, Jumat.

Dalam perjalanan tersebut, Andra menunjukkan posisi Pulau Rakata Besar dan Gunung Anak Krakatau dari dalam kapal yang dinaikinya bersama Tim SAR Gabungan.

"Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau," katanya.

Tim SAR Sisir Pulau Sertung dan Sebesi

Andra mengatakan personel Tim SAR Gabungan yang berada di kapal RIB 02 tengah melakukan penyisiran di Pulau Sertung yang lokasinya tidak jauh dari Gunung Anak Krakatau.

"Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran," ujarnya.

Memasuki hari keempat operasi pencarian, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 kapal yang dibagi ke dalam empat sektor di kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau dan perairan sekitarnya.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan 13 alutsista dan sarana yang dikerahkan terdiri atas KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.

"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," katanya di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat.

Selain melakukan pencarian di perairan, Tim SAR Gabungan kembali memantau pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau dengan Pulau Sebesi menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian.

Tim SAR juga melakukan pemantauan menyeluruh di Pulau Krakatau, Pulau Panjang, dan Pulau Sertung.

Sementara itu, satu RIB dari Lampung dan RIB 02 dikerahkan untuk mengelilingi kawasan Pulau Sebesi dalam pencarian tersebut.

"Kita akan monitoring secara keseluruhan di Pulau Krakatau, Pulau Panjang, serta di Pulau Sertung, dan satu RIB dari Lampung, RIB 02, akan mengelilingi pencarian di sekitar Pulau Sebesi," tuturnya.

Lima Jurnalis Hilang Kontak Sejak Senin

Lima jurnalis yang dicari merupakan pewarta foto yang melakukan perjalanan menuju perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Salah seorang jurnalis tersebut adalah pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas.

Empat pewarta foto lainnya adalah Arie Basuki dari merdeka.com, fotografer lepas Donal Husni, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Kelima pewarta foto tersebut bersama tiga awak speedboat hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026.

Mereka terakhir diketahui melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sebelum kemudian kehilangan kontak.

Hingga hari keempat, Tim SAR Gabungan terus memperluas dan mengintensifkan operasi dengan mengerahkan berbagai kapal serta melakukan penyisiran di perairan dan pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026