HOME  ⁄  Nasional

6.350 Personel Gabungan Amankan MTQ XXXI di Semarang, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

6.350 Personel Gabungan Amankan MTQ XXXI di Semarang, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Foto: Apel.pasukan pengamanan gelaran MTQ XXXI di Semarang, Jumat (sumber: Polrestabes Semarang)

Pantau - Sebanyak 6.350 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI yang berlangsung di sejumlah lokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Personel pengamanan berasal dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk menjaga kelancaran kegiatan yang tersebar di berbagai titik.

Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang dilibatkan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang.

"Personel gabungan TNI, Polri, serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang," kata Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok di Semarang, Jumat.

MTQ Digelar di Sejumlah Lokasi di Semarang

Sejumlah lokasi telah dipersiapkan untuk menjadi tempat berlangsungnya rangkaian MTQ XXXI.

Kantor Gubernur Jawa Tengah dan Balai Kota Semarang menjadi bagian dari lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), UIN Walisongo, dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang juga digunakan sebagai lokasi pelaksanaan MTQ.

Selain itu, rangkaian kegiatan berlangsung di Masjid Agung Jawa Tengah dan Masjid Raya Baiturrahman.

Kantor Kementerian Agama Kota Semarang dan Kantor Kementerian Agama Jawa Tengah turut menjadi lokasi penyelenggaraan MTQ.

Rangkaian MTQ akan diawali dengan Pawai Ta'aruf yang mengambil rute dari Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Pembukaan MTQ selanjutnya dilaksanakan di Lapangan Simpanglima Semarang pada Sabtu (11/9).

Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Simpanglima

Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama rangkaian pembukaan MTQ.

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat serta peserta yang mengikuti kegiatan.

Arus kendaraan yang mengarah ke kawasan Simpanglima Semarang akan dialihkan selama rangkaian pembukaan berlangsung.

Petugas juga menyiapkan sejumlah kantong parkir agar area menuju kawasan Simpanglima tetap steril dan kendaraan tidak mengganggu peserta maupun masyarakat.

Kepolisian meminta masyarakat merencanakan perjalanan dan mengatur waktu keberangkatan apabila hendak mengikuti kegiatan atau melintas di sekitar lokasi.

"Yang paling penting, masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan dan tidak menunggu sampai mendekati waktu dimulainya acara," katanya.

Pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan Simpanglima juga diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan.

Pengaturan Jalan Disesuaikan Kondisi Lapangan

Kepolisian memastikan rekayasa lalu lintas tidak berarti seluruh ruas jalan di sekitar kawasan kegiatan akan ditutup sepanjang waktu.

Petugas akan menyesuaikan pengaturan dan rekayasa lalu lintas berdasarkan perkembangan situasi serta kondisi arus kendaraan di lapangan.

Apabila lalu lintas masih lancar, petugas akan mengutamakan pengaturan sesuai kebutuhan tanpa melakukan penutupan seluruh ruas jalan.

"Rekayasa bukan berarti seluruh ruas akan ditutup sepanjang waktu. Petugas akan melihat perkembangan situasi. Apabila arus masih lancar, akan kami lakukan pengaturan," katanya menambahkan.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026