
Pantau - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan menerima 49 pekerja migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dari Malaysia melalui Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 11 September 2026.
Para PMI tersebut tiba di terminal kedatangan internasional Bandara Kualanamu sekitar pukul 21.35 WIB dan menjalani proses kedatangan serta pemeriksaan hingga sekitar pukul 22.15 WIB.
Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Sofyan M. Wibowo mengatakan, para PMI yang dipulangkan berasal dari dua Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Malaysia, yakni DTI Semenyih dan DTI Millenium Beranang.
"Pemulangan PMI merupakan bagian dari pelayanan keimigrasian yang perlu dilakukan secara tertib, terkoordinasi, dan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan," ungkap Sofyan.
Imigrasi Medan Berkoordinasi dengan BP3MI dan Kementerian Luar Negeri
Sofyan menyatakan seluruh proses pemulangan 49 PMI tersebut berlangsung tertib dengan melibatkan koordinasi antarlembaga.
Dalam menangani kedatangan para PMI, Imigrasi Medan berkoordinasi dengan perwakilan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Koordinasi juga dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri dalam proses penanganan para pekerja migran yang baru tiba dari Malaysia.
Setelah tiba di Indonesia, petugas Imigrasi melakukan pemeriksaan keimigrasian terhadap seluruh PMI sebelum mereka melanjutkan proses penanganan oleh instansi terkait.
PMI Mendapat Fasilitas di Lounge Imigrasi Medan
Selama menjalani proses setelah kedatangan di Bandara Kualanamu, para PMI mendapatkan fasilitas melalui PMI Lounge Imigrasi Medan.
PMI Lounge menyediakan sejumlah fasilitas untuk memberikan kenyamanan kepada pekerja migran yang baru kembali ke Indonesia, antara lain ruang tunggu dan pojok baca.
Para PMI juga mendapatkan camilan dan minuman secara gratis serta fasilitas untuk mengisi daya perangkat elektronik.
Menurut Sofyan, pelayanan dan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada pekerja migran sejak mereka tiba kembali di Indonesia setelah dipulangkan dari Malaysia.
- Penulis :
- Arian Mesa




