HOME  ⁄  Nasional

Kepulauan Seribu Dipastikan Aman Pascagempa Magnitudo 5,9, Aktivitas Warga Berjalan Normal

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kepulauan Seribu Dipastikan Aman Pascagempa Magnitudo 5,9, Aktivitas Warga Berjalan Normal
Foto: Peta kawasan Kepulauan Seribu.

Pantau - Pemerintah memastikan wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, dalam kondisi aman setelah diguncang gempa bumi magnitudo 5,9 pada Sabtu (12/9/2026) dini hari tanpa laporan kerusakan bangunan maupun warga terdampak.

Gempa yang terjadi pada pukul 04.23 WIB tersebut juga dinyatakan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Munawar mengatakan gempa tersebut tidak memberikan dampak berarti terhadap masyarakat maupun lingkungan di wilayah kepulauan itu.

“Gempa tersebut tidak memberikan dampak berarti terhadap kondisi masyarakat maupun lingkungan di wilayahnya,” kata Munawar di Jakarta, Minggu.

Menurut Munawar, sebagian besar warga bahkan tidak merasakan langsung getaran gempa dan baru mengetahui kejadian tersebut melalui informasi yang beredar di media.

“Kondisi pulau masih aman. Tidak ada dampak terasa gempa. Kebanyakan, hampir semua warga pulau tidak merasakan gempa secara langsung. Justru mengetahui gempa dari informasi media. Jadi, untuk wisatawan masih aman untuk berkunjung,” kata Munawar.

Pemantauan Dilakukan Bersama Aparat dan Pengurus Wilayah

Lurah Pulau Pari Yusuf mengatakan pemerintah kelurahan telah berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk memantau kondisi masyarakat dan lingkungan setelah gempa.

Koordinasi dilakukan bersama pengurus RT dan RW, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya guna memastikan keselamatan masyarakat.

“Warga tidak merasakan dampaknya dan kondisi lingkungan juga aman. Jadi, Kepulauan Seribu aman untuk dikunjungi, khususnya Kelurahan Pulau Pari,” ujar Yusuf.

Berdasarkan keterangan tertulis BPBD Kepulauan Seribu dan hasil pemantauan langsung di lapangan, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan kondusif.

“Kondisi lapangan terpantau aman, tidak ada yang terdampak. Aktivitas warga berjalan kondusif,” demikian keterangan resmi BPBD Kepulauan Seribu.

BPBD Pantau Kondisi di Enam Kelurahan

BPBD Kepulauan Seribu melakukan pemantauan di enam kelurahan untuk mengetahui dampak getaran gempa terhadap masyarakat dan bangunan.

Hasil pemantauan menunjukkan tidak terdapat kerusakan maupun warga terdampak akibat gempa tersebut.

Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan dilaporkan tidak mengalami dampak gempa.

Di Kelurahan Pulau Panggang, sebagian warga merasakan getaran, tetapi tidak ditemukan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Kondisi serupa terjadi di Kelurahan Pulau Tidung yang tidak mengalami dampak akibat gempa.

Sementara itu, warga di Kelurahan Pulau Pari sempat merasakan getaran selama sekitar lima detik.

Sebagian warga Kelurahan Pulau Untung Jawa juga merasakan getaran, tetapi tidak ditemukan dampak terhadap lingkungan maupun bangunan.

BPBD Kepulauan Seribu masih terus memantau perkembangan informasi gempa yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta BPBD Provinsi DKI Jakarta.

BMKG Pastikan Gempa Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG mencatat gempa magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu pada Sabtu dini hari pukul 04.23 WIB.

"Tidak berpotensi tsunami," demikian keterangan BMKG, Sabtu.

Pusat gempa berada pada koordinat 5,81 derajat Lintang Selatan dan 106,56 derajat Bujur Timur atau sekitar enam kilometer tenggara Kepulauan Seribu.

Gempa tersebut tercatat berada pada kedalaman 376 kilometer.

Pemerintah tetap melakukan pemantauan meski kondisi masyarakat, lingkungan, dan aktivitas di Kepulauan Seribu dilaporkan berjalan normal setelah gempa.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026