
Pantau - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Danantara Indonesia wajib membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melanjutkan pembangunan jaringan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun Manggarai, Jakarta.
"Saya kira Danantara wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa," kata Prabowo.
Dalam acara tersebut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan hingga peresmian rute baru LRT Jakarta.
Pramono Minta LRT Dilanjutkan hingga JIS
Pernyataan Prabowo mengenai keterlibatan Danantara disampaikan setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan lembaga tersebut untuk membantu pengembangan jaringan transportasi di Jakarta.
Pramono secara khusus meminta dukungan agar pembangunan jaringan LRT Jakarta dapat dilanjutkan hingga Jakarta International Stadium (JIS).
Selain pengembangan LRT menuju JIS, Pramono meminta dukungan Danantara terkait kereta cepat Jakarta-Bandung.
"Bapak Presiden, akan lebih menggembirakan kalau kemudian Bapak tugaskan Danantara juga untuk membantu kami, Pak," kata Pramono.
Dukungan Danantara diharapkan dapat memperkuat kelanjutan pengembangan jaringan transportasi publik di Jakarta sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan metropolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
LRT Kelapa Gading-Manggarai Telan Investasi Rp12,1 Triliun
LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai yang diresmikan memiliki lintasan sepanjang 12,2 kilometer.
Proyek tersebut dibangun oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pembangunan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai menggunakan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Nilai investasi pembangunan jalur tersebut mencapai Rp12,1 triliun.
Setiap satu rangkaian kereta LRT memiliki kapasitas mengangkut sekitar 270 penumpang.
LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai ditargetkan mampu melayani hingga 80 ribu penumpang setiap hari.
- Penulis :
- Leon Weldrick




