HOME  ⁄  Nasional

Basarnas Siapkan Operasi Salvage KM Virgo dengan Bantuan Tim Ahli Hong Kong dan Amerika Serikat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Basarnas Siapkan Operasi Salvage KM Virgo dengan Bantuan Tim Ahli Hong Kong dan Amerika Serikat
Foto: (Sumber :Kepala Basarnas Mohammad Syafii (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026) malam. /ANTARA/Tumpal Andani Aritonang.)

Pantau - Basarnas menyiapkan operasi salvage KM Virgo Transport 8 dengan dukungan tim ahli dari Hong Kong, Amerika Serikat, dan Indonesia untuk memperluas opsi pencarian 129 korban yang masih belum ditemukan di tengah kendala cuaca di Laut Jawa.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan tim ahli dari luar negeri dan dalam negeri akan melakukan observasi serta asesmen kondisi kapal untuk menentukan langkah operasi dan kebutuhan sarana serta prasarana.

Operasi salvage merupakan tindakan penanganan dan pengangkatan kapal yang mengalami kecelakaan, termasuk ketika kapal tenggelam, terbalik, kandas, atau mengalami kerusakan berat.

“Tim ahli yang dihadirkan kebanyakan dari Jakarta. Beberapa personel sudah ada di tempat kita, namun juga ada tim untuk melengkapi masih baru hadir besok kira-kira jam 10.00 pagi,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam.

Tim Ahli Akan Observasi Kondisi Kapal

Syafii mengatakan personel yang telah berada di lokasi akan dilengkapi tim lainnya sebelum melakukan observasi melalui udara.

Tim kemudian akan kembali ke Banjarmasin untuk mengikuti rapat koordinasi berdasarkan hasil asesmen kondisi KM Virgo Transport 8.

Hasil rapat akan menjadi dasar untuk menentukan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam operasi.

Peralatan dapat didatangkan dari Surabaya, wilayah Kalimantan, maupun daerah lain sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Operasi salvage disiapkan sebagai salah satu opsi apabila pencarian bawah air belum dapat dilakukan akibat cuaca buruk di laut.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah membalikkan posisi kapal menggunakan balon agar tim dapat mencari dan mengevakuasi korban dari dalam kapal.

Setelah operasi SAR dinyatakan selesai, kapal akan ditarik untuk kepentingan penyelidikan atau investigasi.

“Berdasarkan pengetahuan dan pengalaman tim ahli, proses salvage membutuhkan waktu sekitar 24 jam apabila seluruh tahapan berjalan lancar, tetapi durasinya dapat bertambah apabila tim menghadapi kesulitan atau kondisi lain yang belum diketahui,” ujar Syafii.

Sebanyak 129 Korban Masih Belum Ditemukan

KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin pada 12 September 2026.

Kapal dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak sebelum ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026 pukul 01.00 WIB.

Hingga Rabu (16/9/2026) pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi 114 korban telah ditemukan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan enam orang meninggal dunia.

Sebanyak 129 orang dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8 masih belum ditemukan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026