HOME  ⁄  Nasional

Kemdiktisaintek Gandeng Kemendes PDT Libatkan Kampus untuk Memperkuat Pengembangan Desa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemdiktisaintek Gandeng Kemendes PDT Libatkan Kampus untuk Memperkuat Pengembangan Desa
Foto: (Sumber :Audiensi antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto (kanan) dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kiri) di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (15/9/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek.)

Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjajaki kolaborasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk melibatkan perguruan tinggi dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai kebutuhan serta potensi desa.

"Kita lakukan matching antara kampus dan desa, fakultas mana yang relevan untuk membantu desa. Ini kita sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Brian mengatakan terdapat berbagai skema pendampingan yang dapat dilakukan perguruan tinggi berdasarkan fakultas atau program studi yang relevan dengan karakteristik setiap desa.

Kampus Dampingi Desa Sesuai Potensi

Pendampingan dapat dilakukan secara tematik berdasarkan potensi desa, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, ekonomi kreatif, hingga budaya.

Pendekatan tersebut memungkinkan fakultas atau program studi dengan keahlian terkait terlibat langsung dalam pengembangan potensi masing-masing desa.

Brian menilai kolaborasi itu dapat mempertemukan sumber daya dan keahlian perguruan tinggi dengan potensi desa secara lebih tepat sasaran.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyambut gagasan tersebut karena dinilai dapat menghubungkan sumber daya perguruan tinggi dengan berbagai program pengembangan desa yang telah berjalan.

Salah satu peluang kolaborasi dilakukan melalui pengembangan desa tematik yang dapat melibatkan perguruan tinggi dalam pendampingan serta pengembangan pengetahuan dan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.

"Program desa tematik yang sudah berjalan sangat bermanfaat, seperti desa ekspor, pendapatan masyarakat meningkat pesat," ujar Mendes Yandri.

Kolaborasi Dukung Tridarma Perguruan Tinggi

Kolaborasi tersebut juga membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi melalui pembelajaran dan penelitian berbasis persoalan serta potensi di lapangan.

Mahasiswa dan dosen dapat terlibat berdasarkan kompetensi masing-masing, sementara desa menjadi mitra dalam mengembangkan program sesuai kebutuhan setempat.

Kemdiktisaintek dan Kemendes PDT selanjutnya akan mengeksplorasi bentuk kolaborasi yang dapat mempertemukan program pembangunan desa dengan kapasitas perguruan tinggi.

Sinergi tersebut diharapkan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis potensi dan kebutuhan masyarakat di daerah.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026