
Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan komitmen Indonesia dan Malaysia untuk mempercepat penyelesaian rancangan nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pendidikan tinggi.
Brian menyoroti sekitar 11.000 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Malaysia sebagai salah satu gambaran hubungan pendidikan antara kedua negara.
"Berpijak pada kerja sama yang telah berlangsung lama ini, kedua negara tetap berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian rancangan nota kesepahaman tentang kerja sama di bidang pendidikan tinggi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
RI-Malaysia Dorong Pembentukan Konsorsium Akademik
Brian turut menggagas pembentukan Joint Indonesia–Malaysia Academic Consortium untuk memperluas kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi kedua negara.
Konsorsium tersebut diharapkan membuka peluang pertukaran akademik, pengembangan program bersama, serta berbagi pengetahuan antarperguruan tinggi Indonesia dan Malaysia.
"Saya meyakini bahwa pembentukan konsorsium akademik bersama Indonesia–Malaysia dalam kerangka ini akan mempererat kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi kita, sekaligus menciptakan peluang yang lebih luas untuk pertukaran akademik, program bersama, dan berbagi pengetahuan," ujarnya.
Menurut Brian, kerja sama pendidikan Indonesia dan Malaysia memiliki sejarah panjang, termasuk melalui penandatanganan kesepakatan bersama di bidang pendidikan dan kebudayaan pada 1972.
Fondasi tersebut dinilai menjadi modal untuk memperluas kolaborasi dan memperkaya pengalaman pendidikan generasi muda kedua negara.
Pendidikan, Sains, dan Teknologi Jadi Bidang Kolaborasi
Brian mengatakan kerja sama pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dapat menjadi landasan bagi pengembangan bidang kolaborasi baru antara Indonesia dan Malaysia.
"Dengan prinsip solidaritas, saling menghormati, dan saling menguntungkan, kerja sama tersebut diharapkan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat kedua bangsa serta ASEAN yang semakin harmonis, sejahtera, dan tangguh," ucap dia.
Brian juga menyampaikan salam dan ucapan selamat dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada pemerintah dan masyarakat Malaysia dalam rangka Hari Nasional Malaysia pada 16 September 2026.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap kemajuan pembangunan Malaysia sebagai hasil ketangguhan, kerja keras, dan cita-cita masyarakat negara tersebut.
Hubungan Indonesia dan Malaysia yang memiliki kedekatan sejarah, bahasa, serta warisan budaya menjadi salah satu landasan untuk melanjutkan kerja sama bagi kepentingan kedua negara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




