HOME  ⁄  Nasional

Petugas Gabungan Merazia Lapas Narkotika Jakarta, Narkoba dan Alat Komunikasi Ilegal Tak Ditemukan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Petugas Gabungan Merazia Lapas Narkotika Jakarta, Narkoba dan Alat Komunikasi Ilegal Tak Ditemukan
Foto: (Sumber :Pelaksanaan razia oleh petugas gabungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta, Kamis (17/9/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza.)

Pantau - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Daerah Khusus Jakarta bersama petugas gabungan menggelar razia mendadak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta dengan mengerahkan 110 personel.

"Kami pada Kamis (17/9) malam melaksanakan razia yang sifatnya insidental atau mendadak dan ini kami lakukan secara gabungan," kata Kepala Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Wachid Wibowo di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Razia melibatkan Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Ditpatnal) Ditjenpas, jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, Polres Metro Jakarta Timur, Koramil, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Timur, dan Brimob.

Sebelum melakukan penggeledahan, seluruh petugas mengikuti apel untuk memastikan kesiapan personel dan pelaksanaan razia.

Petugas Tak Temukan Narkoba dan Alat Komunikasi Ilegal

Wachid mengatakan pengerahan petugas gabungan dilakukan untuk memperkuat pemeriksaan sekaligus memastikan razia berlangsung menyeluruh di lingkungan lapas.

Pemeriksaan menyasar lingkungan hunian Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta yang dihuni lebih dari 2.000 warga binaan dalam perkara narkotika.

"Saat kami melaksanakan razia, kami bersyukur Alhamdulillah tidak ditemukan narkoba dan alat komunikasi ilegal. Kami juga sempat berdialog dengan warga binaan dan mereka menyebut tidak menggunakan narkoba, dan terbukti dalam razia kami tidak menemukan itu," jelas Wachid.

Petugas hanya menemukan sejumlah benda berbahan logam yang penggunaannya dibatasi di lingkungan hunian, seperti sendok berbahan logam dan gunting kecil.

Wachid mengatakan barang-barang tersebut telah diamankan dan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Tes Urine Warga Binaan dan Petugas Negatif

Selain melakukan penggeledahan, petugas gabungan menggelar pemeriksaan urine terhadap 50 warga binaan yang dipilih secara acak dengan melibatkan BNNK Jakarta Timur.

"Kami juga melakukan tes urine untuk petugas dan warga binaan semuanya hasilnya negatif. Urine juga dilakukan khusus untuk petugas keamanan yang berhubungan langsung dengan warga binaan dan pelayanan, semua hasilnya negatif," kata Wachid.

Razia gabungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta tindak lanjut perintah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

"Tentunya untuk menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari narkoba dan alat komunikasi ilegal," ucap Wachid.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026