
Pantau - Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Jakarta Pusat, menargetkan penataan kawasan unggulan Triwulan III di Gang Garuda RT 08/RW 06 rampung pada akhir September 2026 setelah progres pengerjaan mencapai 80 persen.
Sekretaris Kelurahan Gunung Sahari Selatan Tarida Nababan mengatakan penataan kawasan telah berlangsung selama tiga bulan.
"Penataan kawasan di Gang Garuda sudah berjalan tiga bulan, telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung akhir September," kata Tarida dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Tarida mengatakan kawasan tersebut sebelumnya tidak terawat serta dipenuhi sampah dan puing.
Kawasan Kumuh Disulap Menjadi Taman
Penataan dilakukan melalui kolaborasi pengurus RT, RW, LMK, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta sejumlah satuan kerja perangkat daerah terkait.
"Kita jadikan kembali tempat ini menjadi taman yang asri penuh dengan tanaman dan mural yang menyejukkan mata ketika melihatnya," ujarnya.
Kelurahan turut menyediakan sarana pengelolaan lingkungan berupa lubang biopori, wadah botol plastik, serta pengolahan eco enzyme.
Botol plastik yang dikumpulkan warga akan ditimbang setiap Jumat sehingga hasilnya dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, eco enzyme yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di kawasan tersebut.
Penataan melibatkan enam petugas PPSU Kelurahan Gunung Sahari Selatan bersama Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Lingkungan Hidup, Bina Marga, RT, RW, dan LMK.
Bibit Produktif dan Penerangan Disiapkan
Kelurahan Gunung Sahari Selatan telah mengajukan permohonan kepada Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) untuk menyediakan bibit tanaman produktif yang dapat dimanfaatkan warga.
Penerangan di kawasan yang sedang ditata tersebut juga akan ditingkatkan.
"Saya mengimbau kepada warga masyarakat dan kelembagaan bahwa taman ini dibuat milik bersama dan bertanggung jawab bersama agar apa yang telah ditata tetap dipertahankan serta dirawat," kata Tarida.
Warga RT 08/RW 06, Teguh, mengapresiasi penataan karena kawasan yang sebelumnya dipenuhi sampah dan puing kini menjadi lebih bersih dan asri.
"Saya senang melihat tempat yang dulu terdapat sampah, puing-puing, kumuh, kini menjadi bersih dan indah dengan penataan kawasan yang dilakukan jajaran Kelurahan Gunung Sahari Selatan," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




