HOME  ⁄  Nasional

Kemdiktisaintek Dorong Riset Semikonduktor Nasional, Cip Paspor Elektronik ITB-PERURI Masuki Tahap Prototipe

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kemdiktisaintek Dorong Riset Semikonduktor Nasional, Cip Paspor Elektronik ITB-PERURI Masuki Tahap Prototipe
Foto: Seorang peneliti mendemonstrasikan cip pada paspor elektronik, yang tengah dikembangkan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) dan PERURI di Kampus ITB, Bandung, Rabu 16/9/2026 (sumber: Kemdiktisaintek)

Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong penguatan ekosistem riset semikonduktor nasional melalui kolaborasi perguruan tinggi dan industri hingga menghasilkan teknologi yang dapat dimanfaatkan secara nyata.

Salah satu kolaborasi tersebut diwujudkan melalui riset cip paspor elektronik yang dikembangkan Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama PERURI dan kini telah memasuki tahap demonstrasi prototipe.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman mengatakan pengembangan semikonduktor nasional tidak boleh berhenti pada kegiatan penelitian, tetapi perlu diarahkan hingga menjadi produk yang dapat digunakan.

"Tujuan kita adalah bagaimana Indonesia mulai bertransisi dari pengguna menjadi pengembangan teknologi dan menjadi bagian dari global supply chain," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Kemdiktisaintek juga membuka peluang memberikan dukungan terhadap pengembangan teknologi yang telah memiliki kebutuhan industri dan pembeli yang jelas.

Riset Didorong Masuk Rantai Pasok Global

Pengembangan cip paspor elektronik ITB bersama PERURI dipandang sebagai bagian dari agenda yang lebih luas untuk membangun ekosistem semikonduktor nasional.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendorong teknologi Indonesia menjadi bagian dari global supply chain atau rantai pasok global.

Selain pengembangan teknologi dan produk, Kemdiktisaintek memberikan perhatian terhadap penguatan sumber daya manusia di bidang semikonduktor.

Berbagai program pengembangan talenta semikonduktor tengah dibangun, termasuk melalui pelatihan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia nasional.

Kemdiktisaintek juga mengembangkan kerja sama internasional dengan mitra perguruan tinggi dan industri teknologi guna mendukung pengembangan talenta semikonduktor.

Rektor ITB Tatacipta Dirgantara mengapresiasi kolaborasi ITB dan PERURI dalam pengembangan teknologi cip paspor elektronik yang dinilainya sebagai hasil kerja keras dan komitmen bersama untuk membangun kemampuan teknologi nasional.

Menurut Tatacipta, pengembangan teknologi tersebut merupakan proses rekayasa jangka panjang yang membutuhkan konsistensi, pengujian, dan penyempurnaan secara berkelanjutan.

"Proyek seperti ini adalah pekerjaan yang mungkin sudah kita impikan bertahun-tahun, bagaimana riset-riset di perguruan tinggi kemudian bisa menemukan salurannya sampai akhirnya siap untuk menjadi satu produksi yang digunakan oleh masyarakat luas," ujar Tata.

Tatacipta menilai keberhasilan pengembangan teknologi nasional membutuhkan kemauan untuk terus melakukan pengembangan sekaligus menghadapi dan menyelesaikan berbagai tantangan yang muncul.

"Kegiatan ini bukan menjadi akhir dari proses pengembangan, melainkan bagian dari perjalanan menuju teknologi yang semakin matang dan dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan nasional," ucap dia.

Cip Paspor Elektronik Belum Masuk Produksi Komersial

Meski telah mencapai tahap demonstrasi prototipe, cip paspor elektronik hasil riset ITB dan PERURI belum langsung memasuki tahap produksi komersial.

Sejumlah tahapan masih harus diselesaikan, termasuk pengujian yang lebih komprehensif dan pemenuhan berbagai persyaratan sertifikasi.

Sertifikasi untuk penerapan teknologi pada paspor elektronik tidak hanya diperlukan terhadap cip, tetapi juga berbagai komponen pendukungnya.

Komponen tersebut antara lain mencakup sistem operasi dan aplikasi yang digunakan dalam teknologi paspor elektronik.

Tahapan pengujian dan sertifikasi menjadi bagian penting sebelum teknologi dapat diterapkan secara luas karena paspor elektronik memiliki tuntutan keamanan yang tinggi.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026