HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Jateng Anggarkan Rp2 Miliar untuk Beri Bisyarah kepada 2.000 Penghafal Al Quran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemprov Jateng Anggarkan Rp2 Miliar untuk Beri Bisyarah kepada 2.000 Penghafal Al Quran
Foto: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat penutupan MTQ Nasional XXXI, di Semarang, Sabtu (19/9/2026).

Pantau - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menganggarkan Rp2 miliar untuk memberikan bisyarah kepada 2.000 penghafal Al Quran yang menuntaskan hafalan 30 juz di wilayah tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan program tersebut saat penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.

"Di Jawa Tengah, kami memberikan bisyarah Rp1 juta bagi santri atau masyarakat yang menuntaskan hafalan 30 juz (Al Quran, red.)," katanya.

"Bukan hanya masyarakat Jawa Tengah saja, tetapi seluruh masyarakat yang menghafalkan (Al Quran, red ) di Jawa Tengah," kata Wagub yang akrab disapa Gus Yasin itu.

Lebih dari 1.000 Penghafal Al Quran Terima Bisyarah

Gus Yasin menyebut sedikitnya 1.041 penghafal Al Quran menerima bisyarah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 2025.

"Artinya, ada 1.000 lebih para hafiz, hafizah, yang menghafalkan di bumi Jawa Tengah," kata Gus Yasin yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah.

Pada 2026, menurut dia, sejauh ini juga sudah terdapat lebih dari 1.000 penghafal Al Quran yang berhasil menuntaskan hafalannya di Jawa Tengah.

Alokasi Rp2 miliar tersebut disiapkan untuk 2.000 penerima dengan besaran bisyarah masing-masing Rp1 juta.

Pemprov Jateng Perkuat Ribuan Pesantren

Selain memberikan bisyarah kepada penghafal Al Quran, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjalankan program beasiswa bagi santri dan pengasuh pesantren.

"Kami juga memberikan beasiswa bagi santri dan pengasuh pesantren serta memperkuat 5.347 pondok pesantren," katanya.

Gus Yasin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI selama sembilan hari di Jawa Tengah.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026