
Pantau - Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengapresiasi antusiasme dan kekritisan siswa SMAN 6 Pandeglang, Banten, dalam mengikuti Literasi Parlemen Edu Day Perpustakaan DPR RI yang menjadi wadah mengenalkan politik, kebijakan publik, dan kerja parlemen kepada generasi muda.
Kegiatan yang diinisiasi Perpustakaan DPR RI tersebut berlangsung di SMAN 6 Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Edu Day merupakan program edukasi untuk memperkenalkan fungsi, tugas, dan peran DPR RI sekaligus meningkatkan literasi keparlemenan, informasi, serta digital bagi pelajar.
Siswa Soroti Beasiswa dan Kebijakan Pemerintah
Rizki menilai antusiasme siswa terlihat dari beragam pertanyaan yang disampaikan selama kegiatan, termasuk mengenai program beasiswa dan persyaratan memperoleh Kartu Indonesia Pintar (KIP) serta KIP Kuliah.
"Yang saya kaget, mereka sangat melek politik dan justru menanyakan saya terkait dengan program-program pemerintahan, salah satunya program beasiswa. Persyaratannya seperti apa untuk mendapat KIP Kuliah, untuk mendapatkan KIP dan lain sebagainya," ujar Rizki.
Menurut Rizki, pertanyaan tersebut menunjukkan kebijakan publik tidak dipandang generasi muda sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan mereka.
Persoalan pendidikan, kesempatan memperoleh beasiswa, hingga kebijakan pemerintah menjadi bagian dari isu yang dirasakan dan diperhatikan para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.
Rizki juga mengapresiasi keberagaman aspirasi dan cita-cita yang disampaikan siswa selama kegiatan.
Selain membahas pendidikan, para pelajar mengungkapkan ketertarikan terhadap dunia usaha, peternakan, perikanan, hingga keinginan menjadi anggota legislatif.
"Banyak yang pengen jadi pengusaha di bidang peternakan, perikanan, kemudian ada yang mau menjadi anggota legislatif. Kemudian tadi menanyakan tentang kebijakan pendidikan di pemerintah, undang-undang dan lain sebagainya," katanya.
Edu Day Dorong Literasi Politik Sejak Sekolah
Rizki mengatakan berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan generasi muda memiliki keterkaitan dengan proses kebijakan dan pembentukan peraturan perundang-undangan.
Karena itu, kegiatan Edu Day dinilai menjadi ruang untuk membuka pemahaman siswa mengenai hubungan antara aspirasi masyarakat, kebijakan publik, dan kerja parlemen.
Program Edu Day 2026 diarahkan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai fungsi dan peran DPR RI sekaligus mendorong pelajar menjadi warga negara yang cerdas dan aktif.
Rizki berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak berhenti pada pemahaman mengenai kelembagaan DPR RI, tetapi juga menjadi bekal untuk menyampaikan aspirasi secara kritis dan konstruktif.
"Jadi dari dini, dari usia bangku sekolah sudah harus mulai melek politik. Dan saya rasa mereka semua sebenarnya melek politik, cuma politik mereka politik tentang kebijakan yang berdampak sehari-hari dan lain sebagainya," pungkasnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan




