HOME  ⁄  Nasional

Komnas HAM Dorong Pertanggungjawaban dan Pencegahan Kekerasan oleh Aparatur Negara

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Komnas HAM Dorong Pertanggungjawaban dan Pencegahan Kekerasan oleh Aparatur Negara
Foto: (Sumber :Anggota Komnas HAM Amiruddin dalam Diskusi Publik Penyintas “Melawan Kekerasan Negara dalam Keseharian” yang diselenggarakan ILUNI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Depok, Senin (21/9/2026). ANTARA/HO-Komnas HAM.)

Pantau - Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin mendorong penguatan pertanggungjawaban secara hukum dan politik terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab atas kekerasan oleh aparatur negara sekaligus memperkuat pencegahan agar peristiwa serupa tidak berulang.

Amiruddin menyampaikan pandangan tersebut saat memberikan pidato pembukaan dalam Diskusi Publik Penyintas "Melawan Kekerasan Negara dalam Keseharian" yang diselenggarakan ILUNI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia di Depok, Senin (21/9/2026).

"Politik Indonesia memang penuh dengan kekerasan. Oleh karena itu, penting bagi kita bersama untuk tetap menyuarakan agar kita bisa terhindar atau mengurangi kekerasan ini," ujar Amiruddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Komnas HAM Dorong Mekanisme Pertanggungjawaban

Amiruddin mengatakan pencegahan kekerasan perlu disertai mekanisme pertanggungjawaban terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab sesuai proses hukum yang berlaku.

"Di sisi yang lain, sangat penting untuk kita menyuarakan menentang kekerasan terutama meminta pertanggungjawaban baik secara hukum maupun politik orang-orang yang diduga sebagai penanggungjawab dari kekerasan ini," ujar Amiruddin.

Ia menyoroti laporan maupun peristiwa kekerasan yang menurutnya kembali muncul di sejumlah tempat dengan beragam bentuk.

"Belakangan kita kembali merasakan, melihat, dan mendengar bagaimana kekerasan berulang di berbagai tempat dalam berbagai macam bentuk. Inilah kenyataan hari ini," ujar Amir.

Menurut Amiruddin, kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan pencegahan agar kekerasan tidak terus berulang.

Mahasiswa Didorong Terlibat dalam Pencegahan

Amiruddin mendorong ruang diskusi publik dimanfaatkan untuk membangun kesadaran mengenai pertanggungjawaban serta pencegahan kekerasan.

"Saya harap dengan adanya kegiatan ini, kita bersama bisa kembali mengingatkan supaya kekerasan ini dipertanggungjawabkan dan juga dicegah untuk ke depan. Mudah-mudahan ini bergulir ke depan sehingga kita bisa membuat ini sebagai gelombang untuk menuntut yang namanya penghentian kekerasan dan pertanggungjawabannya," katanya.

Ia juga mendorong keterlibatan mahasiswa dalam upaya pencegahan kekerasan serta penyampaian aspirasi mengenai perlindungan hak asasi manusia.

"Upaya kita bersama di kampus dengan melibatkan teman-teman yang muda adalah supaya kekerasan ini tidak terus berulang tentu penting kiranya bagi kita mengartikulasikan apa yang ingin kita tuntut dari negara terhadap kekerasan-kekerasan yang sering terjadi ini," ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026