
Pantau - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ueno Atsushi membahas penguatan kemitraan strategis kedua negara di bidang pertahanan, keamanan maritim, peningkatan kapasitas, serta industri dan ekonomi pertahanan.
Pertemuan berlangsung saat Sjafrie menerima kunjungan kehormatan Ueno Atsushi di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026).
"Pertemuan membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia–Jepang, khususnya di bidang pertahanan, keamanan maritim, peningkatan kapasitas, serta kerja sama industri dan ekonomi pertahanan," kata Sjafrie melalui akun Instagram resminya, Selasa (22/9/2026).
Sjafrie Apresiasi Dukungan Jepang Tangani Karhutla
Dalam pertemuan tersebut, Sjafrie menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang atas dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Dukungan itu diwujudkan melalui pengerahan kapal JS Kunisaki dan tiga helikopter CH-47 Chinook untuk membantu operasi penanganan karhutla.
"Saya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Japan Self-Defense Forces (JSDF) dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan melalui pengerahan JS Kunisaki dan helikopter CH-47 Chinook," kata Sjafrie.
Menurut Sjafrie, dukungan tersebut merupakan salah satu bentuk kerja sama bilateral Indonesia dan Jepang dalam penanganan bencana.
Kerja Sama Pertahanan Mencakup Penanggulangan Bencana
Kementerian Pertahanan menyebut dukungan Jepang dalam penanganan karhutla menjadi bagian dari kerja sama pertahanan kedua negara melalui kerangka Defence Cooperation Arrangement (DCA).
Kerja sama Indonesia dan Jepang juga mencakup bidang bantuan kemanusiaan serta penanggulangan bencana.
Sjafrie berharap hubungan kedua negara terus berkembang dalam bidang pertahanan, keamanan maritim, peningkatan kapasitas, serta industri dan ekonomi pertahanan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




