HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Selatan Gandeng Polisi Cegah Pencurian, 20 Pelat Besi JPO Bulungan Hilang

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkot Jakarta Selatan Gandeng Polisi Cegah Pencurian, 20 Pelat Besi JPO Bulungan Hilang
Foto: Kondisi pelat jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat Gedung Kejaksaan Agung yang menghilang di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 22/9/2026 (sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berkoordinasi dengan kepolisian dan meningkatkan pengawasan menyusul hilangnya 20 pelat besi pada tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

JPO tersebut sementara ditutup hingga proses perbaikan dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Pemkot Tingkatkan Pengawasan Bersama Polisi

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan koordinasi dengan jajaran kepolisian dilakukan untuk meningkatkan pengawasan dan mengantisipasi pencurian kembali terjadi.

Selain melibatkan kepolisian, Pemkot Jakarta Selatan akan menugaskan unsur kewilayahan untuk memantau sejumlah lokasi yang dinilai rawan kegiatan negatif.

"Tentu kami juga akan terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan juga menugaskan unsur kewilayahan melakukan pemantauan di lokasi yang berpotensi rawan kegiatan negatif," ungkap Syafrin.

Pemkot Jakarta Selatan juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan atau mengetahui pelaku pencurian pelat JPO di kawasan Bulungan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah pencurian kembali terjadi sekaligus menjaga fasilitas penyeberangan yang digunakan masyarakat.

Sebanyak 20 Pelat Besi Hilang

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifky Rismal menjelaskan sebanyak 20 pelat besi pada tangga JPO diketahui hilang.

Sebanyak 13 pelat besi hilang pada sisi Bulungan, sedangkan tujuh pelat lainnya hilang pada sisi JPO yang mengarah ke Kejaksaan Agung.

Tim terkait telah diterjunkan untuk memeriksa langsung kondisi JPO setelah hilangnya pelat besi tersebut.

Petugas kemudian menemukan baut-baut pada anak tangga lainnya telah terlepas sehingga muncul indikasi pelat besi lain berpotensi kembali diambil.

"Tim sudah ke lapangan untuk melakukan pengecekan, mereka mendapati baut-buat anak tangga yang lainnya sudah terlepas dan ada indikasi akan kembali diambil," kata Rifky.

Kondisi tersebut membuat petugas menutup sementara JPO Bulungan hingga perbaikan selesai dilakukan.

Warga Diarahkan Menyeberang Melalui CSW atau ASEAN

Rifky menjelaskan perbaikan JPO Bulungan akan ditangani Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta karena fasilitas tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan.

Selama JPO ditutup, masyarakat yang hendak menyeberang diarahkan menggunakan fasilitas penyeberangan orang terintegrasi di CSW atau ASEAN yang berada tidak jauh dari lokasi.

Pemerintah turut meminta masyarakat menjaga fasilitas umum yang telah disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Saya minta kepada warga untuk sama-sama menjaga fasilitas yang sudah disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memudahkan aktivitas warga. Jangan sampai adanya vandalisme membuat warga lainnya kesulitan," ujar Rifky.

Sejumlah warga sebelumnya mengaku prihatin dengan kondisi JPO di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, yang berada dekat Gedung Kejaksaan Agung.

Menurut warga, pelat pada JPO tersebut telah menghilang sejak sekitar dua bulan lalu.

Hilangnya 20 pelat besi dan ditemukannya baut anak tangga lain dalam kondisi terlepas membuat pemerintah menutup sementara JPO, menyiapkan fasilitas penyeberangan alternatif, serta meningkatkan pengawasan bersama kepolisian.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026