
Pantau - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengajak generasi muda membangun pola pikir tangguh serta berani berimajinasi dan menciptakan inovasi untuk membawa Indonesia menjadi negara maju.
"Kalau kita ingin menjadi leader, maka kita harus fokus pada hal-hal baru," kata Arif dalam Puncak Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026 di Jakarta, Kamis (24/9).
Arif mengingatkan Indonesia tidak selamanya terpaku pada kebiasaan meniru praktik terbaik atau best practice dari negara maupun institusi lain karena menurutnya hal tersebut dapat menciptakan mental pengikut.
Untuk menjadi bangsa pemimpin, kata dia, generasi muda harus berfokus menciptakan praktik masa depan atau future practice melalui karya yang futuristik, antisipatif, dan inovatif.
Pola Pikir Dinilai Berperan dalam Prestasi
Arif mengutip sebuah studi McKinsey yang menurutnya menunjukkan faktor terbesar dalam menentukan prestasi akademis siswa dari berbagai negara bukan berasal dari fasilitas sekolah maupun guru.
Menurut dia, faktor yang berperan penting justru pola pikir, motivasi, kepercayaan diri, serta keberanian dari dalam diri siswa.
"Motivasi, kepercayaan diri, keberanian dan lain sebagainya. Nah sehingga bagus sekali ya saudara-saudara semua, para mahasiswa, para siswa semua, jangan berkecil hati ketika orang tua kita biasa-biasa saja, ketika guru kita biasa-biasa saja, ketika sekolah kita biasa-biasa saja," ujar Arif Satria.
Ia mendorong para pelajar dan mahasiswa untuk tetap memiliki kepercayaan diri dalam mengembangkan kemampuan serta menghasilkan gagasan baru.
Imajinasi Disebut Fondasi Peradaban
Arif mengatakan kemampuan berimajinasi menjadi salah satu fondasi utama perkembangan peradaban.
Ia mencontohkan fiksi ilmiah mengenai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan rekayasa genetika yang telah dibayangkan sejak puluhan tahun lalu dan kini mulai diwujudkan ilmuwan dunia.
Menurut Arif, keberanian untuk bermimpi besar harus ditopang rasa percaya diri agar gagasan baru dapat direalisasikan dan memperoleh kepercayaan masyarakat.
"Bangsa Indonesia hanya akan bisa besar ketika ada revolusi mindset dan saya yakin anda semua adalah aktor-aktor yang bisa menjadi pilar penting dalam membuat Indonesia ini menjadi bangsa besar." tutur Arif Satria.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




