HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Bangka Tengah Luncurkan 10 Desa Devisa untuk Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkab Bangka Tengah Luncurkan 10 Desa Devisa untuk Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Foto: Pemkab Bangka Tengah dan BLU PIP menandatangani nota kesepakatan pembiayaan UMKM dalam rangka mendukung program Desa Devisa di Namang, Sabtu 26/9/2026 (sumber: ANTARA/Ahmadi)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meluncurkan 10 Desa Devisa untuk memperluas akses produk unggulan lokal menuju pasar global dengan dukungan pembiayaan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan program tersebut diperkuat melalui kerja sama dengan Badan Layanan Umum Pembiayaan Investasi Pemerintah (BLU PIP).

Pemkab Bangka Tengah dan PIP telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bagian dari kerja sama pembiayaan dan pengembangan UMKM.

Peluncuran 10 Desa Devisa turut ditandai dengan pelepasan lada putih sebagai salah satu produk unggulan lokal untuk memasuki pasar global.

"Hari ini kita sudah teken MoU dengan PIP dan peluncuran 10 Desa Devisa yang ditandai dengan pelepasan produk unggulan lokal yaitu lada putih untuk masuk pasar global," kata Algafry.

Sepuluh Desa Jadi Percontohan Desa Devisa

Algafry menjelaskan program Desa Devisa merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, BLU PIP, pelaku UMKM, petani, dan pemerintah desa untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kolaborasi tersebut sangat membantu laju pertumbuhan ekonomi terutama di sektor UMKM agar bisa merambah pasar global," kata Algafry.

Sebanyak 10 desa yang ditetapkan sebagai percontohan adalah Namang, Sungkap, Kretak Atas, Kurau Barat, Kurau Timur, Kebintik, Benteng, Pangkalraya, Air Mesu, dan Air Mesu Timur.

Program tersebut dikembangkan dengan mengandalkan potensi produk lokal masing-masing wilayah sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mampu memperluas pemasaran dan meningkatkan nilai ekonomi produknya.

Tiga kelompok produk unggulan yang menjadi andalan program Desa Devisa di Bangka Tengah adalah lada putih, lidi nipah, dan berbagai produk olahan ikan.

PIP Siapkan Pembiayaan dan Pendampingan UMKM

Direktur BLU PIP Ismed menyatakan lembaganya siap membantu Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan pelaku UMKM dalam pemasaran produk unggulan lokal serta penyediaan pembiayaan.

"PIP sebagai lembaga penjamin pembiayaan siap bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui koperasi, BUMD dan lembaga lainnya sebagai instrumen dalam membantu pembiayaan," ujar Ismed.

Ismed menjelaskan dukungan pembiayaan diberikan dalam bentuk dana bergulir yang disalurkan melalui lembaga yang bekerja sama dengan PIP.

Selain pembiayaan, PIP memberikan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk agar mampu memenuhi standar pasar.

Melalui penguatan kualitas, pembiayaan, pendampingan, dan perluasan pemasaran, produk UMKM dari 10 Desa Devisa diharapkan memiliki akses yang semakin luas untuk memasuki pasar ekspor.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026