HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Madiun Gandeng KTNA Tingkatkan Produksi Padi, Panen 2025 Capai 480 Ribu Ton

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkab Madiun Gandeng KTNA Tingkatkan Produksi Padi, Panen 2025 Capai 480 Ribu Ton
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto membuka forum Diskusi Panel Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Sabtu (7/11/2026).

Pantau - Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggandeng Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) untuk meningkatkan produktivitas padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dalam mendukung program pemerintah pusat.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan peningkatan produksi pertanian membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi petani, dan berbagai pihak terkait.

Menurut Hari, kolaborasi tersebut penting untuk mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian.

"Pertanian bukan hanya sektor ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi kehidupan masyarakat serta sumber penghidupan utama bagi keluarga," ujar Hari dalam kegiatan Rembug KTNA sebagaimana disampaikan melalui keterangan di Madiun, Minggu (8/11/2026).

Ia menegaskan bahwa pembangunan pertanian yang berkelanjutan tidak dapat dilakukan pemerintah daerah tanpa keterlibatan aktif organisasi dan pelaku usaha pertanian.

KTNA diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menampung serta menyampaikan aspirasi petani terkait kebutuhan peningkatan produksi padi.

"Dalam hal ini, KTNA diharapkan mampu menjalankan peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan petani guna meningkatkan produksi padi di Kabupaten Madiun," katanya.

Produksi Padi Madiun Naik 9,79 Persen pada 2025

Berdasarkan data pemerintah daerah, produksi padi Kabupaten Madiun sepanjang 2025 mencapai 480.264 ton gabah kering giling (GKG).

Produksi tersebut dihasilkan dari luas panen mencapai 82.826 hektare.

Jumlah produksi padi pada 2025 meningkat sebanyak 42.805 ton atau 9,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, produksi padi Kabupaten Madiun tercatat sebanyak 437.458 ton GKG.

Peningkatan produksi tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kerja sama dengan organisasi petani.

Pemkab Madiun berharap keterlibatan KTNA dapat mendukung upaya mempertahankan dan meningkatkan produktivitas pertanian pada masa mendatang.

Rembug KTNA Bahas Distribusi dan Ketahanan Pangan

Hari Wuryanto berharap Rembug Paripurna KTNA dapat dimanfaatkan sebagai forum evaluasi dan penyusunan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan petani.

Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak seharusnya hanya menjadi agenda rutin organisasi.

Forum itu diharapkan menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk memperkuat pembangunan pertanian di Kabupaten Madiun.

Sejumlah persoalan menjadi perhatian dalam pembahasan, termasuk efisiensi rantai distribusi hasil pertanian.

Peserta juga membahas berbagai tantangan dalam menjaga ketahanan pangan daerah di tengah kebutuhan peningkatan produktivitas.

Rekomendasi KTNA Jadi Masukan Pembangunan Pertanian

Berbagai gagasan yang disampaikan dalam Rembug Paripurna KTNA akan dihimpun dan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi organisasi.

Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan pertanian.

Melalui forum tersebut, KTNA juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara petani dan pemerintah mengenai persoalan yang dihadapi di lapangan.

Pemkab Madiun menempatkan kerja sama lintas sektor sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Madiun sekaligus mendukung pencapaian program ketahanan pangan nasional.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026