
Pantau - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan masih melakukan proses identifikasi terhadap 32 korban Kapal Virgo Transport 8 setelah tim SAR gabungan menemukan sejumlah jasad di berbagai lokasi.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan proses identifikasi dilakukan secara simultan menyusul bertambahnya jenazah yang dievakuasi dalam beberapa hari terakhir.
"Tim DVI terus bekerja secara simultan untuk mempercepat proses identifikasi," kata Nur Khamid di Banjarmasin, Minggu (27/9/2026).
Sejumlah jasad hasil evakuasi telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, sedangkan beberapa korban lainnya masih dalam perjalanan dari wilayah perairan Kalimantan Tengah.
Kondisi tersebut membuat jumlah jenazah yang harus menjalani proses identifikasi terus bertambah.
RS Bhayangkara Siapkan Dua Kontainer Pendingin
Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menyiapkan dua kontainer pendingin dengan kapasitas maksimal 200 orang untuk mengantisipasi banyaknya jenazah yang ditemukan.
Fasilitas pendingin tersebut diperlukan untuk menyimpan jenazah sementara selama proses identifikasi berlangsung.
Tim DVI membutuhkan waktu lebih panjang untuk mengidentifikasi korban apabila kondisi jasad sudah sulit dikenali.
Proses identifikasi menjadi bagian penting sebelum jenazah dapat diserahkan kepada pihak keluarga.
71 Korban Masih Dalam Pencarian
Berdasarkan data Basarnas, sebanyak 172 orang telah berhasil dievakuasi dari total 243 penumpang dan awak Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 64 orang meninggal dunia.
Sebanyak 25 korban meninggal telah berhasil diidentifikasi, sedangkan 32 jenazah masih menjalani proses identifikasi.
Selain itu, terdapat tujuh korban tambahan yang masih dalam proses evakuasi melalui jalur darat dari Kalimantan Tengah menuju Banjarmasin.
Tim SAR gabungan hingga kini juga masih mencari 71 korban yang belum ditemukan.
- Penulis :
- Gerry Eka




