
Pantau - Kementerian Perhubungan mengerahkan tiga Kapal Negara untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan korban KMP Virgo Transport 8 yang memasuki hari ke-14 pada Minggu, 27 September 2026. Pasted text
Tiga kapal tersebut yakni KN Grantin P.211, KN Kunyit, dan KN Miang Besar yang bergabung dengan unsur laut lainnya dalam operasi SAR gabungan.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin Hary Bowo Seno Putro mengatakan operasi melibatkan unsur laut, udara, serta personel penyelam dari berbagai instansi terkait.
"Dari unsur laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus mengerahkan tiga Kapal Negara, yakni KN Grantin P.211, KN Kunyit dan KN Miang Besar untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR," katanya.
Ketiga kapal tersebut bersinergi dengan KN SAR Pacitan, KN SAR Kamanjaya, KRI GNR 332, KRI Sultan Iskandar Muda, serta unsur laut lainnya.
Penyelaman Difokuskan di Badan KMP Virgo Transport 8
"Operasi SAR Gabungan masih difokuskan pada penyelaman di badan KMP Virgo Transport 8, pencarian dan evakuasi korban, serta pemutakhiran data korban secara terintegrasi," ujarnya.
Pelaksanaan pencarian dan evakuasi disesuaikan dengan kondisi cuaca, gelombang, arus laut, serta hasil penilaian keselamatan di lokasi operasi.
Keselamatan seluruh personel, terutama tim penyelam, menjadi prioritas dalam setiap tahapan pencarian.
KN Kunyit telah berada di area operasi dan disiapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1 dengan dilengkapi reefer container untuk penampungan sementara jenazah apabila diperlukan.
“Apabila dalam proses penyelaman ditemukan korban dalam jumlah cukup banyak, KN Kunyit telah kami siapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1. Kapal ini telah dilengkapi reefer container untuk mendukung penanganan dan penampungan sementara jenazah sebelum proses evakuasi lebih lanjut,” jelas Hary.
KN Miang Besar juga telah sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Sabtu, 26 September 2026, untuk memuat reefer container sebelum bergabung memperkuat operasi pencarian.
Dengan demikian, dua Kapal Negara Kenavigasian, yakni KN Kunyit dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin dan KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Samarinda, dilengkapi fasilitas tersebut.
"Keduanya disiapkan untuk memberikan dukungan apabila hasil pencarian dan penyelaman membutuhkan kapasitas penanganan korban yang lebih besar,” jelas Hary.
Sebanyak 71 Korban Masih dalam Pencarian
Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Tanjung Perak Capt. Rusmanu mengatakan KN Grantin P.211 tetap berada di area operasi untuk mendukung operasi SAR gabungan.
Ketiga Kapal Negara menjalankan tugas sesuai kebutuhan operasi, mulai dari dukungan keselamatan navigasi, pencarian dan penyisiran, mobilisasi, hingga proses evakuasi korban.
"Dalam setiap pelaksanaannya, kami tetap memastikan kesiapan dan keselamatan personel maupun sarana operasi sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan tugas,” kata Rusmanu.
Dukungan udara juga dimaksimalkan dengan mengerahkan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut.
Berdasarkan data Basarnas pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 19.00 WITA, KMP Virgo Transport 8 membawa total 243 penumpang.
Sebanyak 172 orang telah ditemukan dengan rincian 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia, sedangkan 71 orang masih dalam pencarian.
Operasi SAR gabungan akan terus dilaksanakan dengan mengedepankan sinergi antarlembaga, efektivitas pencarian dan evakuasi, serta keselamatan seluruh personel yang terlibat.
- Penulis :
- Gerry Eka




