HOME  ⁄  Nasional

Zelenskyy Disebut Siap Kurangi Serangan ke Kilang Minyak Rusia Usai Berbicara dengan Trump

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Zelenskyy Disebut Siap Kurangi Serangan ke Kilang Minyak Rusia Usai Berbicara dengan Trump
Foto: (Sumber :Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di sebuah rumah setelah serangan pesawat nirawak Rusia di Sloviansk, Ukraina, pada 27 September 2026. /ANTARA/Francisco Richart - Anadolu Agency/pri..)

Pantau - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy disebut menyatakan kesiapan untuk mengurangi intensitas serangan terhadap kilang minyak Rusia setelah membahas persoalan tersebut dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump mengatakan dirinya meminta Zelenskyy mengurangi serangan terhadap fasilitas pengolahan minyak Rusia dalam percakapan antara kedua pemimpin.

“Saya berbicara dengan Presiden Zelensky. Saya mengatakan, ‘Anda harus mengurangi serangan terhadap kilang minyak’,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News.

Ketika ditanya mengenai tanggapan Zelenskyy terhadap permintaan tersebut, Trump menyebut Presiden Ukraina memberikan respons positif.

“Ia mengatakan, ‘Ya, kami mungkin akan melakukan itu,’” kata Trump mengutip jawaban Zelenskyy.

Trump Kaitkan Konflik Ukraina dengan Harga Bahan Bakar

Trump sebelumnya mengaitkan konflik Rusia-Ukraina dengan kenaikan harga bahan bakar diesel di Amerika Serikat.

Pada 14 September 2026, Trump juga mengeklaim Kiev telah sepakat untuk tidak menyerang fasilitas energi Rusia.

Pernyataan terbaru Trump menunjukkan persoalan serangan terhadap infrastruktur energi menjadi salah satu topik yang dibicarakan dengan Zelenskyy.

Putin Singgung Serangan terhadap Kilang Minyak Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan proses perbaikan kilang minyak yang terdampak serangan di Rusia berlangsung cukup cepat.

Putin juga menyatakan respons Rusia terhadap serangan Ukraina “terbukti cukup signifikan bagi mereka yang membuka kotak Pandora”.

Menurut Putin, serangan Ukraina terhadap sasaran sipil di wilayah Rusia telah memicu langkah pembalasan dari Moskow.

Rusia berulang kali menyatakan tidak menyerang sasaran sipil di Ukraina, sementara perang yang berlangsung antara kedua negara terus disertai klaim dari masing-masing pihak mengenai sasaran serangan mereka.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026