
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI membangun 10 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai tempat tinggal selama menunggu pemulihan hunian permanen.
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas RI Idy Muzayyad mengatakan pembangunan huntara merupakan bagian dari bantuan untuk memenuhi kebutuhan penyintas pascabencana.
"Huntara ini kami bangun agar para penyintas punya tempat tinggal yang layak dan aman selama menunggu pemulihan hunian permanen," kata Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Sebanyak sembilan huntara dibangun di Kabupaten Manggarai Timur dan satu unit lainnya berada di Kabupaten Ngada.
Sembilan Huntara Dibangun di Manggarai Timur
Idy merinci sembilan huntara di Manggarai Timur terdiri atas lima unit di Desa Gololijun, tiga unit di Desa Satar Kampas, dan satu unit di Desa Satar Punda Barat.
Sementara itu, satu huntara di Kabupaten Ngada dibangun di Kelurahan Ite Jaya.
Baznas menyatakan jumlah bantuan tersebut masih dapat bertambah menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak gempa.
Sejak awal bencana, Baznas juga menyalurkan berbagai bantuan tanggap darurat berupa makanan, layanan kesehatan, air bersih, dan pembangunan fasilitas penunjang bagi penyintas.
Baznas Salurkan 145.100 Liter Air Bersih
Selain huntara, Baznas telah mendistribusikan 145.100 liter air bersih dan menyediakan 84.250 porsi makanan melalui dapur umum.
Layanan kesehatan juga telah diberikan kepada 821 pasien, disertai pembangunan empat masjid darurat dan tiga sekolah darurat.
Baznas turut memberikan bantuan pendidikan kepada 1.000 mahasiswa asal NTT di wilayah terdampak agar mereka dapat melanjutkan pendidikan di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terdampak gempa.
"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan bergotong royong membantu saudara-saudara kita di NTT agar mereka dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupannya," ucap Idy Muzayyad.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




