
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) menjaga ketersediaan pasokan pangan selama musim kemarau dengan melakukan pengawasan berkala di sejumlah pasar.
Petugas melakukan pendataan dan pemantauan stok serta harga kebutuhan pangan untuk mendeteksi potensi kenaikan harga maupun kekurangan pasokan.
Pengawasan Pasar Dilakukan Setiap Pekan
Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit mengatakan pengawasan pasar dilaksanakan secara rutin setiap pekan.
“Untuk pengawasan rutin dilakukan petugas setiap pekan di sejumlah pasar di Jakarta Utara,” kata Novy di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Hasil pemantauan selanjutnya disampaikan kepada Dinas KPKP DKI Jakarta agar dapat ditindaklanjuti apabila ditemukan persoalan terkait harga atau ketersediaan bahan pangan.
“Setiap hasil monitoring disampaikan ke Dinas KPKP. Jika terjadi kenaikan atau kekurangan stok, agar dapat ditindaklanjuti bersama,” ujar Novy.
Pemkot Jakarta Utara juga menjalankan instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menanam tanaman pangan pengganti beras.
Sudin KPKP terus menyosialisasikan pemanfaatan lahan kepada masyarakat melalui metode urban farming.
“Tanaman pengganti beras yang ditanam adalah jagung, singkong, dan ubi,” tutur Novy.
Sebanyak 3.600 Bibit Disebar di 70 Lokasi
Sudin KPKP Jakarta Utara sebelumnya menyiapkan 3.600 bibit tanaman pangan untuk ditanam pada lahan seluas 6.050,5 meter persegi yang tersebar di 70 lokasi.
Program tersebut menjadi bagian dari Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pendamping Beras Tahun 2026.
“Sebanyak 3.600 bibit tersebut terdiri dari 1.200 polybag jagung pulut, 1.200 polybag edamame, 600 batang bibit singkong, dan 600 polybag bibit ubi jalar,” kata Novy, Senin (28/9/2026).
Jenis tanaman yang dikembangkan meliputi jagung pulut, singkong, ubi jalar, edamame, pisang, dan labu madu.
Lokasi penanaman tersebar di enam kecamatan, yakni 15 lokasi seluas 857 meter persegi di Cilincing, 10 lokasi seluas 1.356 meter persegi di Koja, serta 11 lokasi seluas 1.332 meter persegi di Kelapa Gading.
Sebanyak 20 lokasi dengan luas 1.888 meter persegi berada di Tanjung Priok, tujuh lokasi seluas 218 meter persegi di Pademangan, dan tujuh lokasi seluas 399,5 meter persegi di Penjaringan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




