HOME  ⁄  Nasional

Sekolah Rakyat Lamandau Mulai Dibangun Oktober 2026 di Lahan Seluas 8,6 Hektare

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sekolah Rakyat Lamandau Mulai Dibangun Oktober 2026 di Lahan Seluas 8,6 Hektare
Foto: (Sumber :Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat menerima kedatangan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026). ANTARA/HO - Kemensos.)

Pantau - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, mulai dilaksanakan pada Oktober 2026 dengan memanfaatkan lahan seluas 8,6 hektare yang telah disiapkan.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat di Lamandau diharapkan membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk memperoleh pendidikan dan menggapai masa depan.

Agus menyampaikan hal tersebut setelah menerima kedatangan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Kemensos Dampingi Persoalan Sosial dan Kesehatan Siswa

Menurut Agus, sebagian anak dari keluarga miskin tumbuh dalam kondisi yang membuat mereka menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi dan sosial.

Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk kehadiran negara untuk memberikan akses pendidikan sekaligus pendampingan kepada anak-anak tersebut.

Kemensos juga menemukan beragam persoalan pada peserta didik ketika mereka mulai mengikuti pendidikan, mulai dari berat badan yang kurang ideal, gangguan gigi dan telinga, hingga anemia.

"Kemensos melalui sentra-sentra sosial melakukan pendampingan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta layanan yang sesuai sehingga kondisi anak-anak tersebut mengalami perubahan positif," ujarnya.

Kondisi tersebut membuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat membutuhkan tata kelola, kurikulum, serta sumber daya manusia yang memahami latar belakang setiap siswa.

Guru dan tenaga kependidikan juga perlu memahami bahwa para murid berasal dari keluarga dengan berbagai persoalan ekonomi maupun sosial.

“Ini yang kemudian saya berpikir, bagaimana caranya supaya karena ini proses rehabilitasi, anak-anak itu bisa diperlakukan dengan baik dan berubah,” ujarnya.

Sekolah Rakyat Ditujukan Memutus Rantai Kemiskinan

Agus menjelaskan tujuan utama penyelenggaraan Sekolah Rakyat adalah memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan dan pendampingan berkelanjutan.

Menurut dia, pemerintah tidak hanya memastikan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh hak atas pendidikan, tetapi juga perlu memperhatikan masa depan mereka setelah lulus.

Kemensos akan mengupayakan keberlanjutan pendidikan, akses pekerjaan, maupun dukungan usaha sesuai pilihan para lulusan Sekolah Rakyat.

“Setelah lulus bagaimana? Kemensos harus pastikan, yang ingin kuliah carikan tempat kuliah, yang ingin kerja carikan tempat kerja, yang ingin usaha kita kasih,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026