
Pantau - Polda Kalimantan Selatan mempertahankan kekuatan personel tim Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menyusul berlanjutnya operasi SAR Kapal Virgo Transport 8.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan tim DVI tetap bersiaga untuk mengidentifikasi setiap jasad korban yang ditemukan dalam operasi pencarian.
"Tentu dengan operasi SAR berlanjut sesuai perkembangan di lapangan tim DVI tetap bersiaga melakukan identifikasi setiap jasad korban yang ditemukan," kata Khamid di Banjarmasin, Minggu (4/10/2026).
Tim DVI Polda Kalsel di bawah komando Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan diperkuat personel dari DVI Polda Kalimantan Tengah, DVI Polda Jawa Tengah, dan Pusdokkes Polri.
Tenaga medis dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat serta ahli Spesialis Odontologi Forensik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia juga terlibat dalam proses identifikasi.
Sebanyak 17 Jenazah Masih Diidentifikasi
Tim DVI saat ini masih melakukan proses identifikasi terhadap 17 jenazah korban Kapal Virgo Transport 8.
Sebagian sampel DNA dari jasad tersebut telah dikirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polri di Jakarta untuk diperiksa.
"Jenazah yang sulit teridentifikasi ini memerlukan pencocokan sampel DNA dengan keluarga yang telah dikumpulkan," jelasnya.
Tim DVI sejauh ini telah berhasil mengidentifikasi 63 dari 80 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Proses identifikasi terus dilakukan untuk memastikan identitas setiap korban sebelum diserahkan kepada keluarga.
Sebanyak 55 Korban Masih Belum Ditemukan
Basarnas melaporkan sebanyak 188 dari total 243 penumpang dan awak Kapal Virgo Transport 8 telah ditemukan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 80 orang meninggal dunia.
Sebanyak 55 korban lainnya masih belum ditemukan sehingga operasi SAR tetap dilanjutkan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
- Penulis :
- Gerry Eka




