
Pantau - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menerima donasi 100 buku dari 11 penerbit Tiongkok melalui upacara serah terima yang digelar di Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Buku-buku tersebut telah melewati proses seleksi dan kurasi Perpusnas berdasarkan kebutuhan pemustaka, aksesibilitas, relevansi, keragaman topik, serta kesesuaiannya sebagai sumber referensi.
Donasi Buku Bahas Beragam Bidang tentang Tiongkok
Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Siping mengatakan buku yang didonasikan mencakup berbagai bidang mengenai Tiongkok.
Koleksi tersebut meliputi buku mengenai budaya, sejarah, sastra, ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga pembelajaran bahasa.
Wang menyebut buku-buku tersebut sebagai hadiah budaya yang telah melalui proses seleksi secara cermat dari sektor penerbitan Tiongkok.
Seiring masuknya koleksi tersebut ke Perpusnas RI, Wang mengatakan buku-buku itu akan membuka jendela baru bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal Tiongkok sekaligus menjadi sumber daya baru dalam pertukaran komunitas intelektual dan akademis kedua negara.
Perpusnas Siapkan Akses untuk Masyarakat
Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz menegaskan donasi tersebut tidak hanya dipandang sebagai tambahan koleksi perpustakaan.
Menurut Aziz, kehadiran buku-buku tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan.
Perpusnas akan bekerja sama dengan para donatur untuk menyelesaikan proses serah terima dan pengolahan koleksi sehingga buku-buku tersebut dapat segera diakses masyarakat.
Aziz juga memandang kegiatan tersebut sebagai peluang untuk menjajaki kerja sama lanjutan antara Indonesia dan Tiongkok.
Kerja sama itu dapat mencakup pertukaran publikasi, diskusi bersama penulis dan penerbit, serta berbagi pengalaman profesional dalam pengembangan koleksi dan layanan perpustakaan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




