HOME  ⁄  Teknologi & Sains

UID dan Tsinghua Kembangkan Konsep Kota Berbasis AI dengan Nilai Tri Hita Karana

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

UID dan Tsinghua Kembangkan Konsep Kota Berbasis AI dengan Nilai Tri Hita Karana
Foto: Presiden Komisaris PT Bali Turtle Island Development (BTID) Tantowi Yahya (kiri) dan Direktur UID Bali Campus Shobi Lawalata (kanan) memberikan keterangan terkait pengembangan riset di KEK Kura-Kura Bali, Denpasar, Bali, Minggu (4/10/2026).

Pantau - United in Diversity (UID) Bali Campus bersama Tsinghua Southeast Asia Center mengembangkan konsep penataan kota berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang mengintegrasikan teknologi, pemikiran sistem, dan nilai lokal Tri Hita Karana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Presiden Komisaris PT Bali Turtle Island Development (BTID) Tantowi Yahya mengatakan konsep tersebut diwujudkan melalui program Happy Digital X yang menggabungkan AI dengan penataan kota, design thinking, dan systems thinking.

"Yang lebih penting adalah semua itu digabungkan supaya kita bisa menciptakan kota-kota yang lebih membahagiakan untuk warganya," kata Tantowi dalam China Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation 2026 di Kawasan Ekonomi Khusus Kura-Kura Bali, Denpasar, Minggu (4/10/2026).

Tantowi mengatakan pengembangan kota berbasis teknologi juga perlu mempertimbangkan nilai yang hidup di tengah masyarakat, termasuk filosofi Tri Hita Karana di Bali.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik dan teknologi, tetapi juga memperhatikan nilai yang mendukung kehidupan masyarakat.

Teknologi Didorong Beri Solusi bagi Daerah

Direktur UID Bali Campus Shobi Lawalata mengatakan pendekatan tersebut sejalan dengan upaya mengintegrasikan aspek manusia, teknologi, dan nilai lokal dalam pembangunan.

Kolaborasi UID dengan Tsinghua University diarahkan untuk menghasilkan solusi yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah dan pelayanan publik, bukan sekadar mengembangkan teknologi.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mendukung pembangunan kota yang tidak hanya hijau, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Shobi turut menyinggung inovasi yang dikembangkan bersama Tsinghua untuk membantu menekan angka stunting di Sumedang, Jawa Barat.

Menurut Shobi, penerapan inovasi tersebut berhasil mendorong penurunan stunting hingga 50 persen dari tahun ke tahun.

UID dan Tsinghua Dorong Pengembangan Talenta Digital Bali

Selain mengembangkan konsep kota berbasis AI, UID dan Tsinghua Southeast Asia Center mendorong pengembangan talenta digital di Bali melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

UID telah ditunjuk sebagai salah satu Garuda Spark Hub Innovation Hub yang menjadi titik penghubung berbagai inisiatif dan aktivitas komunitas untuk memperluas akses talenta Bali terhadap pendidikan AI dan teknologi lainnya.

Shobi menilai pengembangan AI tidak cukup hanya mengandalkan investasi pada mesin dan infrastruktur fisik karena transfer pengetahuan serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia juga diperlukan.

Kerja sama dengan perguruan tinggi dan pelaku industri di China diharapkan membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk mendapatkan pendidikan, pengalaman, serta paparan terhadap perkembangan teknologi mutakhir.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026