HOME  ⁄  Nasional

TEP UI Latih Tenaga Kesehatan Teluk Wondama Gunakan Rekam Medis Elektronik untuk Permudah Rujukan Pasien

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

TEP UI Latih Tenaga Kesehatan Teluk Wondama Gunakan Rekam Medis Elektronik untuk Permudah Rujukan Pasien
Foto: (Sumber :Anggota Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) mendampingi pelatihan penggunaan rekam medis elektronik (RME) bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. ANTARA/HO-Kementerian Transmigrasi/pri.)

Pantau - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) melatih tenaga kesehatan di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, menggunakan rekam medis elektronik (RME) untuk mempermudah pencatatan data dan proses rujukan pasien antarfasilitas kesehatan.

Pelatihan tahap pertama tersebut diikuti sekitar 20 tenaga kesehatan dengan materi yang disesuaikan dengan tantangan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir dan kepulauan.

Keterbatasan jaringan internet serta proses rujukan pasien yang harus dilakukan melalui jalur laut menjadi sejumlah tantangan yang dihadapi tenaga kesehatan di daerah tersebut.

“Pelayanan menjadi lebih tertib, pencatatan lebih akurat, dan yang paling penting data pasien menjadi lebih aman serta memudahkan proses rujukan antarfasilitas kesehatan,” kata tenaga kesehatan Puskesmas Windesi Siti Harlina.

Infrastruktur Internet Jadi Tantangan Penerapan RME

Siti mengatakan materi pelatihan mudah dipahami dan sesuai dengan kondisi tenaga kesehatan yang bekerja di wilayah dengan keterbatasan sinyal serta menghadapi tantangan geografis ketika merujuk pasien.

Namun, penerapan pencatatan digital dinilai perlu dibarengi pendampingan dan penguatan infrastruktur jaringan agar RME dapat digunakan secara optimal di wilayah pesisir dan kepulauan.

Data Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat pada 2025 mencatat sebanyak 75 desa dan kelurahan di Teluk Wondama telah menerima sinyal internet seluler 5G, 4G, atau LTE.

Sebanyak dua desa dan kelurahan di Teluk Wondama tercatat belum menerima sinyal internet seluler.

“Adanya dukungan penguatan infrastruktur jaringan di wilayah pesisir dan kepulauan agar implementasi RME dapat berjalan optimal dan merata hingga ke puskesmas di ujung Papua seperti tempat kami bertugas,” ujarnya.

TEP UI Perkuat Kapasitas Tenaga Kesehatan

Ketua Tim 7 TEP UI Trevino Aristarkus Pakasi mengatakan pelatihan RME disusun berdasarkan persoalan yang ditemukan tim secara langsung di lapangan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan pemanfaatan teknologi digital.

Pemanfaatan RME diharapkan membuat pencatatan informasi pasien lebih tertib dan akurat sekaligus mendukung keamanan data kesehatan.

Sistem tersebut juga diharapkan membantu proses rujukan pasien antarfasilitas kesehatan di Teluk Wondama yang memiliki tantangan geografis wilayah pesisir dan kepulauan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026