
Pantau - Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi (LAKB) memperkuat konsolidasi sekaligus membangun kelembagaan organisasi untuk menjaga dan mengembangkan adat serta kebudayaan Betawi di tengah perkembangan Jakarta.
Ketua Dewan Adat LAKB Fauzi Bowo mengatakan rapat perdana setelah pengukuhan Dewan Adat menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi.
"Rapat perdana setelah pengukuhan Dewan Adat ini menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi sekaligus membangun kelembagaan organisasi yang lebih solid," kata Fauzi Bowo di Jakarta, Selasa.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Adat LAKB Datuk Mualim Ahlul Adat Fauzi Bowo dengan didampingi Wakil Ketua Dewan Adat LAKB Riano P Ahmad.
LAKB Siapkan Rapat Kerja dan Perkuat Organisasi
Dalam rapat tersebut, LAKB membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan organisasi dan kebudayaan Betawi.
Agenda yang dibahas mencakup konsolidasi organisasi, penguatan internal, serta pemantapan peran kelembagaan LAKB.
Berbagai agenda tersebut berkaitan dengan upaya menjaga sekaligus mengembangkan adat dan kebudayaan Betawi.
Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah persiapan Rapat Kerja LAKB untuk merumuskan program organisasi secara terarah dan terukur.
Fauzi berharap program kerja yang disusun dapat menjawab berbagai tantangan dalam pelestarian kebudayaan Betawi di tengah perubahan dan perkembangan Jakarta.
Konsolidasi internal juga menjadi perhatian dengan mendorong penguatan koordinasi antarelemen organisasi untuk membangun kesamaan visi di lingkungan LAKB.
Kesamaan visi dan koordinasi yang semakin kuat diharapkan membuat LAKB lebih optimal dalam menjalankan fungsi kelembagaannya.
Isu Kebetawian Jadi Perhatian Dewan Adat
Selain membahas penguatan organisasi, rapat menyoroti berbagai isu mengenai kebetawian yang berkembang di tengah masyarakat.
"Selain agenda organisasi, rapat juga membahas berbagai isu kebetawian yang berkembang di tengah masyarakat," ujar Fauzi.
Menurut Fauzi, pembahasan berbagai isu kebetawian penting dilakukan karena lembaga adat mempunyai peran dalam menjaga nilai-nilai masyarakat Betawi.
Peran tersebut mencakup upaya menjaga tradisi, sejarah, identitas, dan kebudayaan Betawi agar tetap hidup.
Kebudayaan Betawi juga diharapkan tidak hanya dipertahankan, tetapi dapat terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
LAKB Dorong Kebudayaan Betawi Tetap Relevan
Rapat perdana tersebut sekaligus menjadi fondasi awal bagi LAKB dalam menyusun berbagai agenda organisasi untuk periode mendatang.
Fauzi mengatakan penguatan kelembagaan diarahkan agar adat dan kebudayaan Betawi mendapatkan ruang yang kuat dalam perkembangan Jakarta.
LAKB menegaskan komitmennya untuk terus merawat adat dan tradisi Betawi sekaligus memperkuat kelembagaan organisasi sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kebudayaan tersebut.
LAKB juga mendorong kebudayaan Betawi tetap relevan dengan perkembangan zaman dan terus berkembang sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Jakarta.
- Penulis :
- Shila Glorya




