
Pantau - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 800 pejabat tinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026), untuk mengikuti taklimat yang disebut memberikan penyegaran dalam mendukung program pemerintah, khususnya terkait keamanan dan pertahanan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengatakan Presiden Prabowo kerap memberikan pengarahan untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah.
"Ya, beliau sering menyampaikan tentang penyegaran-penyegaran dalam rangka mendukung program pemerintah, kaitannya masalah keamanan, masalah pertahanan, itu saja," kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Perwira Aktif hingga Purnawirawan Hadiri Taklimat
Dudung mengatakan peserta yang berkumpul di Istana tidak hanya berasal dari kalangan perwira aktif TNI dan Polri.
Sejumlah purnawirawan juga menghadiri kegiatan tersebut, termasuk mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Udara, Kepala Staf Angkatan Laut, serta Kepala Kepolisian RI.
Berdasarkan pantauan ANTARA, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono telah tiba di Istana.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto juga terlihat menghadiri kegiatan tersebut.
Agenda pertemuan dijadwalkan diisi dengan taklimat atau pengarahan langsung dari Presiden Prabowo kepada jajaran TNI dan Polri.
Taklimat Digelar Dua Hari setelah HUT TNI
Pertemuan dengan ratusan pejabat tinggi TNI-Polri tersebut berlangsung dua hari setelah Presiden Prabowo memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan TNI harus terus menjadi tentara rakyat.
Presiden juga meminta TNI mampu menghadapi berbagai ancaman di tengah kondisi dunia yang dinilai penuh gejolak dan ketidakpastian.
- Penulis :
- Aditya Yohan




