
Pantau - Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih dua penghargaan Gold Winner dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 yang diselenggarakan di Surakarta, Jawa Tengah, atas inovasi pengelolaan informasi dan peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.
Penghargaan tersebut diraih melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UI dalam kategori Pelayanan Informasi Publik Terinovatif.
Dua penghargaan diberikan untuk subkategori Pengelolaan dan Penyajian Informasi Publik serta Ruang Fisik Pelayanan Informasi Publik.
Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Erwin Agustian Panigoro mengatakan capaian tersebut mencerminkan upaya universitas dalam meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
"Keterbukaan informasi publik tidak hanya bergantung pada ketersediaan informasi, tetapi juga pada cara informasi dikelola, disajikan, dan diakses masyarakat," kata Erwin di Depok, Sabtu (10/10/2026).
UI Raih Penghargaan untuk Dua Inovasi Pelayanan Publik
Erwin menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan terhadap upaya UI dalam memperbaiki pengelolaan informasi sekaligus menyediakan fasilitas pelayanan yang memudahkan masyarakat.
"Dua capaian ini mengapresiasi upaya UI dalam memperkuat pengelolaan informasi sekaligus menyediakan fasilitas yang mendukung akses masyarakat terhadap informasi publik," kata Erwin.
Penghargaan tersebut diperoleh setelah UI melewati sejumlah tahapan penilaian yang diselenggarakan oleh Humas Indonesia.
Proses seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, presentasi, dan penilaian akhir oleh dewan juri.
Tahapan presentasi berlangsung secara daring dan luring pada 1–5 September 2026.
Penilaian tersebut melibatkan profesional di bidang komunikasi serta praktisi keterbukaan informasi publik.
Penghargaan Jadi Dorongan Tingkatkan Transparansi
Erwin mengatakan keberhasilan UI meraih dua penghargaan merupakan hasil kerja sama berbagai unit di lingkungan universitas.
Menurutnya, pengelolaan informasi publik membutuhkan koordinasi antarunit agar informasi yang disampaikan mudah dipahami dan diakses masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi UI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Keterbukaan informasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban, melainkan komitmen kami dalam membangun transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat melalui layanan yang mudah diakses serta responsif terhadap kebutuhan publik,” ujarnya.
UI menilai kualitas pelayanan informasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan data, tetapi juga kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.
Karena itu, penguatan fasilitas pelayanan langsung dan penyajian informasi menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kepada sivitas akademika maupun masyarakat umum.
PPID UI Siapkan Pengembangan Layanan Digital
Setelah meraih penghargaan AHI 2026, PPID UI berencana melanjutkan pengembangan sistem pengelolaan informasi publik.
Pengembangan tersebut mencakup penguatan koordinasi antarunit, peningkatan kualitas layanan digital, serta perbaikan fasilitas pelayanan secara langsung.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi yang dikelola universitas.
UI juga menargetkan peningkatan respons pelayanan agar kebutuhan informasi publik dapat ditangani dengan lebih baik.
Melalui pengembangan tersebut, UI berupaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan layanan informasi di lingkungan perguruan tinggi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




