HOME  ⁄  Nasional

Pertamina Tambah Frekuensi Pengiriman BBM ke Malang Raya, Pasokan Tiga Daerah Dijaga dengan Distribusi Terjadwal

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pertamina Tambah Frekuensi Pengiriman BBM ke Malang Raya, Pasokan Tiga Daerah Dijaga dengan Distribusi Terjadwal
Foto: Arsip Foto - Truk tangki Pertamina Patra Niaga di Fuel Terminal (FT) Madiun siap mendistribusikan BBM ke sejumlah SPBU guna menjaga pasokan BBM aman selama momentum libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. /

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengatur pengiriman bahan bakar minyak (BBM) dari Surabaya menuju Malang Raya sebanyak tiga kali sehari dan menambah frekuensinya pada akhir pekan guna menjaga ketersediaan pasokan di Kota Malang, Kabupaten Malang, serta Kota Batu, Jawa Timur.

Pengaturan distribusi tersebut telah diberlakukan sejak 8 Oktober 2026 dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumsi BBM masyarakat yang mencapai rata-rata 720 kiloliter per hari berdasarkan data September 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan terus menyesuaikan pengiriman BBM dengan kebutuhan masyarakat di tiga wilayah tersebut.

"Kebutuhan BBM masyarakat di Malang menjadi perhatian kami dalam mengatur pola pengiriman dan menjaga kelancaran pasokan," kata Ahad dalam keterangan resmi yang diterima di Kota Malang, Minggu (11/10/2026).

Pertamina Terapkan Tiga Jadwal Pengiriman BBM dari Surabaya

Pertamina Patra Niaga menetapkan tiga jadwal pengiriman BBM setiap hari untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat Malang Raya.

Pengiriman pertama dilakukan pada pukul 01.00 WIB, kemudian dilanjutkan pada pukul 07.00 WIB dan 13.00 WIB.

Mekanisme distribusi tersebut mulai diterapkan pada Kamis (8/10/2026) sebagai bagian dari penyesuaian pola pasokan bahan bakar.

Pada akhir pekan, Pertamina meningkatkan pengiriman menjadi empat ritase untuk mengantisipasi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Ahad menjelaskan bahwa penentuan jumlah pengiriman disesuaikan dengan total konsumsi BBM di seluruh wilayah Malang Raya.

"Kami terus memantau kebutuhan di lapangan dan menyesuaikan suplai agar ketersediaan BBM serta pelayanan di SPBU tetap terjaga," ucapnya.

Konsumsi BBM Malang Raya Mencapai 720 Kiloliter per Hari

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mencatat rata-rata konsumsi harian BBM di Malang Raya mencapai 720 kiloliter pada September 2026.

Konsumsi tersebut mencakup kebutuhan bahan bakar masyarakat di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Data tersebut menjadi dasar perusahaan dalam menyusun pola pengiriman BBM dari Surabaya menuju wilayah Malang Raya.

Pertamina juga melakukan evaluasi dan penghitungan secara berkala untuk mengetahui perkembangan kebutuhan konsumsi masyarakat.

Penyesuaian distribusi dilakukan agar pasokan BBM dan pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tetap terjaga.

Fuel Terminal Malang Beroperasi Selama 24 Jam

Untuk memperkuat keandalan distribusi, Pertamina memastikan Fuel Terminal Malang tetap beroperasi selama 24 jam.

Operasional tersebut mendukung kelancaran kegiatan penyaluran BBM di tengah penerapan jadwal pengiriman yang telah ditetapkan.

Selain memantau distribusi, Pertamina turut mengevaluasi kesiapan sarana dan fasilitas pendukung di wilayah Malang Raya.

Kondisi pelayanan SPBU juga menjadi perhatian perusahaan untuk memastikan kegiatan pembelian BBM masyarakat berjalan lancar.

Pertamina menyatakan pemantauan kebutuhan dan penyesuaian pasokan akan terus dilakukan berdasarkan perkembangan konsumsi di lapangan.

Pertamina Imbau Masyarakat Gunakan BBM Sesuai Kebutuhan

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengingatkan masyarakat agar menggunakan BBM secara bijak dan tidak melebihi kebutuhan.

Perusahaan juga meminta masyarakat memperoleh informasi mengenai pasokan dan pelayanan BBM melalui saluran komunikasi resmi Pertamina.

"Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan serta merujuk pada kanal resmi Pertamina guna memperoleh informasi yang terverifikasi," ujarnya.

Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan di SPBU dapat menyampaikan laporan melalui pusat layanan Pertamina di nomor 135.

Pertamina akan terus memantau distribusi dan kebutuhan konsumsi guna menjaga kelancaran pasokan BBM di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026