HOME  ⁄  Nasional

PP Jakmania Kecam Penyerangan Bus Pemain Persib EPA di Batang, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Kekerasan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PP Jakmania Kecam Penyerangan Bus Pemain Persib EPA di Batang, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Kekerasan
Foto: (Sumber :Suporter Persija Jakarta memberikan dukungan saat tim berjuluk Macan Kemayoran itu bertanding melawan Persib Bandung pada laga Liga 1 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Persija Jakarta menang atas Persib Bandung dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.)

Pantau - Pengurus Pusat (PP) The Jakmania mengecam keras aksi penyerangan terhadap rombongan pemain Persib Bandung Elite Pro Academy (EPA) di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026), dan mendukung kepolisian mengusut tuntas pelaku kekerasan tersebut.

Kecaman itu disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan kerusakan bus rombongan pemain muda Persib Bandung akibat lemparan benda keras.

Pelaku penyerangan diduga merupakan oknum suporter Persija Jakarta, tetapi identitas dan keterlibatan mereka masih memerlukan penyelidikan pihak berwenang.

"Kami mengecam segala bentuk tindakan kekerasan, intimidasi, dan perusakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan sportivitas," demikian pernyataan PP The Jakmania melalui media sosial resminya yang dikutip pada Senin (12/10/2026).

Bus Pemain Persib EPA Diserang di Rest Area Batang

Insiden penyerangan terjadi ketika rombongan Persib EPA berada di Rest Area KM 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026).

Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, bus yang membawa rombongan pemain muda Persib mengalami kerusakan akibat lemparan benda keras.

Sejumlah bagian kendaraan dilaporkan rusak, termasuk kaca bus yang pecah dalam kejadian tersebut.

Informasi mengenai insiden itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial karena adanya dugaan keterlibatan oknum suporter Persija Jakarta.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan identitas pelaku sebelum proses penyelidikan selesai.

PP The Jakmania menyatakan menolak segala bentuk tindakan kekerasan dan rivalitas yang membahayakan keselamatan orang lain.

Jakmania Minta Polisi Usut Penyerangan Secara Objektif

PP The Jakmania mendukung aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Organisasi suporter resmi Persija Jakarta itu meminta proses hukum dilakukan secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut PP The Jakmania, keselamatan setiap orang harus menjadi prioritas tanpa membedakan identitas, afiliasi klub, maupun latar belakang.

"Tidak ada rivalitas sepak bola yang dapat membenarkan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain," kata PP Jakmania.

Organisasi tersebut juga berharap seluruh pihak yang terdampak insiden memperoleh perlindungan dan penanganan sebagaimana mestinya.

Suporter Persija Diimbau Tidak Terprovokasi

PP The Jakmania mengimbau seluruh anggotanya tetap tenang menyikapi informasi yang berkembang mengenai penyerangan rombongan Persib EPA.

Para suporter diminta tidak mudah terprovokasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Organisasi tersebut juga mengingatkan anggotanya agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memperkeruh situasi.

PP The Jakmania mengajak seluruh pihak mempercayakan proses penyelidikan kepada aparat kepolisian dan bersama-sama menjaga kondisi tetap kondusif.

Menurut organisasi itu, rivalitas antarklub merupakan bagian dari dinamika sepak bola, tetapi tidak boleh mengesampingkan nilai kemanusiaan.

PP The Jakmania menegaskan pentingnya menjaga sportivitas, solidaritas, dan penghormatan terhadap keselamatan sesama dalam setiap bentuk dukungan kepada klub sepak bola.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026