HOME  ⁄  Nasional

Warga Parigi Moutong Terbantu Program Perlinsos Digital, Pendaftaran Bansos Hanya Butuh 4–5 Menit

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Warga Parigi Moutong Terbantu Program Perlinsos Digital, Pendaftaran Bansos Hanya Butuh 4–5 Menit
Foto: (Sumber :Seorang warga di Parigi Moutong mengikuti panduan verifikasi wajah saat mendaftar sebagai calon penerima manfaat bantuan sosial melalui website perlindungan sosial (Perlinsos) digital di Parigi, Selasa (13/10/2026). (ANTARA/Moh Ridwan).)

Pantau - Warga prasejahtera di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, merasakan manfaat program Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital yang diluncurkan pemerintah pusat untuk mempermudah pendaftaran bantuan sosial (bansos) melalui sistem berbasis data terintegrasi.

Program tersebut memungkinkan masyarakat mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan sosial dengan pendampingan petugas atau Agen Perlinsos.

Di Kecamatan Parigi Barat, petugas telah memfasilitasi pendaftaran 155 orang, baik penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun warga yang baru diusulkan mendapatkan bantuan.

Proses pendaftaran melalui sistem digital tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar empat hingga lima menit apabila jaringan internet berjalan lancar.

Warga Parigi Moutong Rasakan Manfaat Perlinsos Digital

Salah seorang warga Desa Baliara, Kabupaten Parigi Moutong, Adelia, mengaku terbantu dengan kehadiran layanan pendaftaran bantuan sosial secara digital.

Adelia mengikuti proses pendaftaran dengan pendampingan Agen Perlinsos di Parigi, Selasa (13/10/2026).

"Tentunya senang. Melalui pendaftaran perlindungan sosial digital kami bisa memperoleh bantuan sosial pemerintah," kata Adelia.

Melalui proses tersebut, Adelia tercatat sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Ia menilai bantuan sosial pemerintah memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas hidup dan kondisi ekonomi masyarakat prasejahtera.

Adelia berharap program tersebut juga dapat menjangkau warga lain yang memenuhi persyaratan, tetapi belum mendapatkan bantuan.

"Saya berharap warga lain yang memenuhi syarat memperoleh bantuan namun belum tersentuh, dapat dimasukkan sebagai penerima manfaat bansos," ujarnya.

Agen Perlinsos Sudah Fasilitasi Pendaftaran 155 Warga

Agen Perlinsos sekaligus pendamping PKH Kecamatan Parigi Barat, Irwan Sahar, mengatakan pihaknya telah membantu proses pendaftaran sebanyak 155 orang.

Jumlah tersebut mencakup Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH serta masyarakat yang baru diusulkan sebagai calon penerima bantuan sosial.

Irwan menjelaskan bahwa pendaftaran dilakukan dengan memasukkan data kependudukan calon penerima ke dalam sistem Perlinsos digital.

Petugas terlebih dahulu mencatat Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga untuk dilakukan pemeriksaan melalui sistem.

"Setelah pengisian data diri calon KPM akan muncul keterangan. Jika keterangan di dalam sistem menyatakan layak, maka tindak lanjutnya pengisian rekening tabungan bank kemudian data dikirim," tuturnya.

Proses tersebut bertujuan memastikan data calon penerima tercatat sebelum pengajuan dilanjutkan.

Irwan menyebut pendaftaran umumnya membutuhkan waktu empat hingga lima menit, tetapi dapat berlangsung lebih lama apabila terjadi gangguan jaringan internet.

Warga Bisa Mendaftar Melalui Pendamping PKH hingga Aparat Desa

Masyarakat yang ingin mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan sosial dapat meminta pendampingan dari sejumlah pihak.

Irwan menjelaskan bahwa bantuan pendaftaran tersedia melalui pendamping PKH, Bhabinkamtibmas, Babinsa, operator desa, maupun Agen Perlinsos mandiri.

Petugas akan membantu warga memasukkan data kependudukan dan mengikuti tahapan pendaftaran melalui sistem digital.

Dalam proses registrasi, calon penerima juga mengikuti tahapan verifikasi identitas sesuai petunjuk layanan.

Irwan menilai penggunaan teknologi digital dapat mempermudah pekerjaan pendamping sosial sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan bantuan pemerintah.

"Sebagai pekerja sosial tentu transformasi digital sangat membantu masyarakat yang betul-betul membutuhkan perlindungan sosial," kata dia.

Dinsos Sebut Perlinsos Digital Dorong Bansos Tepat Sasaran

Kepala Bidang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial Parigi Moutong, Ayub Ansyari, menjelaskan bahwa Perlinsos digital merupakan program pemerintah untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial.

Program tersebut diarahkan untuk mewujudkan penyaluran bansos yang lebih cepat, transparan, inklusif, dan tepat sasaran.

Menurut Ayub, pemanfaatan data terintegrasi menjadi bagian penting dalam proses identifikasi calon penerima manfaat.

Sistem tersebut juga memungkinkan masyarakat memperoleh bantuan dalam proses pendaftaran melalui Agen Perlinsos.

"Siapa saja bisa menjadi Agen Perlinsos digital Kementerian Sosial (Kemensos). Syarat yang harus dipenuhi adalah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang didaftarkan melalui web Agen Perlinsos," tuturnya.

Dengan adanya layanan tersebut, pemerintah berharap masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat lebih mudah mengakses proses pendaftaran bantuan sosial.

Meski demikian, pengajuan melalui sistem tetap mengikuti pemeriksaan kelayakan calon penerima sebelum proses administrasi dilanjutkan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026