
Pantau - Pendiri Martha Tilaar Group sekaligus pelopor industri kosmetik lokal berbahan alami, Martha Tilaar, meninggal dunia pada Rabu (14/10/2026) pukul 06.22 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, dalam usia 89 tahun setelah mengalami sakit.
Kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga, termasuk putra bungsunya, Dr. Kilala Tilaar, saat ditemui di rumah duka kawasan Patra Kuningan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Kilala mengungkapkan bahwa ibundanya telah mengalami sakit selama sekitar satu minggu terakhir sebelum mengembuskan napas terakhir.
Menurutnya, kondisi kesehatan Martha Tilaar pada awalnya hanya menunjukkan gejala ringan menyerupai flu, tetapi sang ibunda akhirnya meninggal dunia saat sedang tidur.
"Kami mohon doanya supaya Ibu juga nanti damai di sisi Tuhan. Ibu mungkin sakit, udah seminggu terakhir. Sebetulnya sakitnya ringan aja, flu aja, tapi hari ini beliau berpulang di tidur beliau," kata Kilala Tilaar.
Jenazah Martha Tilaar disemayamkan di rumah duka kawasan Patra Kuningan sebelum dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (16/10/2026).
Keluarga Ungkap Kondisi Kesehatan Martha Tilaar Sebelum Meninggal
Putra sulung Martha Tilaar, Bryan David Emil Tilaar, mengungkapkan bahwa ibundanya sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit selama sekitar delapan hingga sembilan hari sebelum meninggal dunia.
Bryan menjelaskan bahwa Martha Tilaar memiliki riwayat penyakit asma dan kondisi kesehatannya sempat menunjukkan perkembangan menuju pemulihan.
Selain memiliki riwayat asma, Martha Tilaar juga pernah mengalami pendarahan sekitar satu setengah tahun sebelumnya.
Menurut Bryan, kondisi tersebut sempat mengharuskan sang ibunda mendapatkan penanganan medis berupa transfusi darah.
"Dan dari penyakitnya asma udah hampir selesai, tapi apa ada seperti pendarahan itu memang sudah pernah terjadi satu setengah tahun yang lalu, lalu ditransfusi darah dan sebagainya ya memang udah mau balik ke rumah Bapa di Surga," ujar Bryan David Emil Tilaar.
Berdasarkan keterangan keluarga, Martha Tilaar meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Medistra, Jakarta, meskipun penyebab medis pasti kematiannya tidak dijelaskan secara terperinci.
Kilala Tilaar Sebut Indonesia Kehilangan Pelopor Industri Kecantikan Lokal
Kepergian Martha Tilaar menjadi kehilangan besar bagi keluarga yang ditinggalkan, terutama anak-anaknya yang selama ini mengenal sosoknya sebagai seorang ibu sekaligus pengusaha di bidang kecantikan.
Kilala Tilaar mengungkapkan bahwa dirinya dan seluruh keluarga merasakan duka mendalam atas meninggalnya sang ibunda.
Meski demikian, Kilala menilai Martha Tilaar telah berpulang dengan indah setelah menjalani perjalanan hidup panjang dan memberikan kontribusi bagi perkembangan industri kecantikan Indonesia.
Menurut Kilala, kepergian Martha Tilaar bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi industri kecantikan nasional.
"Tapi yang pasti, Indonesia juga kehilangan tokoh pionir beauty, pionir brand-brand lokal yang dari dulu memang digaungkan oleh Ibu Martha Tilaar. Jadi saya rasa enggak hanya kita (keluarga) aja kali ya yang kehilangan, tapi banyak mungkin industri beauty juga akan kehilangan," ungkap Kilala.
Martha Tilaar dikenal sebagai salah satu tokoh yang memperjuangkan pengembangan merek kosmetik lokal dengan memanfaatkan kekayaan bahan alami dan warisan budaya Nusantara.
Melalui berbagai produk dan usaha yang dikembangkannya, Martha Tilaar turut memperkenalkan potensi industri kecantikan Indonesia hingga ke pasar internasional.
Perjalanan Bisnis Martha Tilaar Dimulai dari Salon di Garasi Rumah
Martha Tilaar lahir di Kebumen, Jawa Tengah, pada 4 September 1937, dan menghabiskan sebagian besar perjalanan kariernya untuk mengembangkan industri kecantikan berbasis potensi lokal.
Perjalanan bisnisnya dimulai pada 1970 ketika ia membuka sebuah salon sederhana di garasi rumah orang tuanya di kawasan Menteng, Jakarta.
Salon tersebut menjadi titik awal perkembangan usaha Martha Tilaar yang kemudian tumbuh menjadi kelompok perusahaan dengan berbagai merek dan layanan kecantikan.
Dalam mengembangkan bisnisnya, Martha Tilaar memadukan pengetahuan kecantikan modern dengan pengetahuan tradisional keluarga mengenai jamu dan resep kecantikan Keraton Jawa.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu ciri pengembangan produk kecantikan Martha Tilaar yang menggabungkan ilmu pengetahuan, pemanfaatan bahan alami, serta kearifan lokal Indonesia.
Melalui konsep tersebut, Martha Tilaar mengembangkan produk kecantikan yang tidak hanya mengikuti perkembangan industri modern, tetapi juga mengangkat warisan budaya Nusantara.
Martha Tilaar Group kemudian berkembang menjadi kelompok usaha yang menjalankan berbagai bidang bisnis, mulai dari manufaktur dan pemasaran kosmetik, jamu, pendidikan kecantikan, layanan spa, hingga distribusi.
Perkembangan tersebut menjadikan Martha Tilaar sebagai salah satu tokoh yang berkontribusi dalam membangun fondasi industri kosmetik nasional.
Martha Tilaar Dijadwalkan Dimakamkan di San Diego Hills pada 16 Oktober
Pihak keluarga menjadwalkan prosesi pemakaman Martha Tilaar pada Jumat, 16 Oktober 2026, di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat.
Sebelum prosesi pemakaman, jenazah mendiang Dr. (HC) Martha Tilaar disemayamkan di rumah duka kawasan Patra Kuningan, Jakarta.
Kepergian Martha Tilaar meninggalkan warisan berupa kelompok usaha kecantikan yang telah berkembang sejak 1970 serta berbagai produk kosmetik lokal yang memanfaatkan kekayaan alam Indonesia.
Kiprahnya dalam mengembangkan kosmetik berbahan alami dan memperkenalkan nilai-nilai budaya Nusantara menjadikannya salah satu tokoh penting dalam sejarah perkembangan industri kecantikan Tanah Air.
Melalui Martha Tilaar Group, kontribusinya terhadap pengembangan produk kecantikan lokal dan pemanfaatan bahan alami Indonesia menjadi bagian dari perjalanan panjang industri kosmetik nasional.
- Penulis :
- Arian Mesa




