HOME  ⁄  Nasional

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Datangi Istana di Tengah Isu Pelantikan Kepala BNPB Baru

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Datangi Istana di Tengah Isu Pelantikan Kepala BNPB Baru
Foto: (Sumber :Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/10/2026). ANTARA/Fathur Rochman.)

Pantau - Panglima Kodam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/10/2026), di tengah beredarnya kabar bahwa dirinya akan dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Letjen TNI Suharyanto.

Kristomei tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.05 WIB dengan mengenakan pakaian dinas upacara (PDU).

Kehadirannya bertepatan dengan munculnya isu pelantikan pejabat di lingkungan Kabinet Merah Putih.

Namun, Kristomei mengaku belum mengetahui secara pasti penugasan yang akan diberikan Presiden kepadanya.

Kristomei Mengaku Dipanggil Presiden ke Istana

Saat ditemui wartawan, Kristomei menjelaskan bahwa kedatangannya ke Istana merupakan tindak lanjut dari permintaan Presiden.

"Saya diminta untuk hadir oleh Presiden," kata Kristomei.

Ia menyebut informasi mengenai undangan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada Kamis pagi.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya ditunjuk menjadi Kepala BNPB, Kristomei tidak memberikan kepastian.

"Belum tahu saya tugasnya apa," ujarnya.

Kristomei juga belum memastikan apakah penugasan yang akan diterimanya berkaitan dengan penanganan bencana di Indonesia.

Pangdam XXI Tegaskan Siap Jalankan Perintah Presiden

Meski belum mengetahui jabatan yang mungkin akan dipercayakan kepadanya, Kristomei menyatakan siap menjalankan tugas baru apabila mendapat perintah Presiden.

"Sebagai tentara siap perintah," kata dia.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika wartawan kembali menanyakan kemungkinan dirinya memperoleh penugasan di luar jabatan Pangdam XXI/Radin Inten.

Hingga kedatangannya di Istana, belum ada pengumuman resmi mengenai jabatan atau tugas baru yang akan diberikan kepada Kristomei.

Kabar bahwa dirinya akan menggantikan Letjen TNI Suharyanto sebagai Kepala BNPB masih sebatas isu yang beredar di kalangan wartawan.

Isu Pergantian Kepala BNPB Muncul di Tengah Penanganan Kasus KPK

Kabar pergantian Kepala BNPB juga ramai beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial.

Isu tersebut dikaitkan dengan proses pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pihak dalam perkara yang melibatkan lingkungan BNPB.

Dalam proses penyidikan tersebut, KPK memeriksa 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian.

Rustian menjalani pemeriksaan dengan status sebagai saksi.

Sementara itu, KPK telah menahan lima tersangka setelah melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada Selasa (13/10/2026).

Meski kabar pergantian Kepala BNPB muncul bersamaan dengan proses hukum tersebut, belum ada keterangan resmi yang memastikan hubungan antara keduanya.

Hingga berita ini disampaikan, penunjukan Kristomei sebagai Kepala BNPB maupun pergantian Letjen TNI Suharyanto belum diumumkan secara resmi.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026